Dipicu Masalah Ekonomi, Suami Tega Bunuh Istri dan Bayinya di Brebes

Yunibar · Selasa, 13 Februari 2018 - 15:52 WIB

Polisi membawa jenazah Koniti dan putranya yang dibunuh di rumahnyab di Brebes, Jateng. (Foto: Facebook)

BREBES, iNews.id – Seorang ibu dan anak bayinya yang berumur 12 bulan, warga Dukuh Kertasari, Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah (Jateng), ditemukan tewas mengenaskan, Selasa pagi (13/2/2018). Keduanya diduga dibunuh suami korban.

Penemuan jenazah Koniti (35) dan putranya Dimas tersebut langsung menggemparkan warga Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Brebes. Apalagi Koniti ditemukan dengan luka parah di kepala yang diduga karena dipukul dengan menggunakan cobek. Sementara bayinya Dimas, dihabisi nyawanya dengan menggunakan sebilah pisau. Warga menduga pelaku pembunuhan sadis itu suami korban, Tarmuji (35).

Kasus pembunuhan sadis ini terkuak saat anak korban yang lain, Dwi Anjeli, pulang dari rumah neneknya. Saat masuk ke rumah, Dwi melihat ibunya terbaring di dalam kamar dengan kepala ditutup bantal dan jidat berlumuran darah. Dwi yang kaget langsung menjerit kuat sehingga mengundang warga sekitar berdatangan ke rumahnya. Namun, saat itu, mereka belum menemukan Dimas.

Warga langsung menghubungi polisi yang segera mendatangi lokasi kejadian. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil penelusuran polisi akhirnya menemukan Dimas, anak korban yang masih berusia 12 bulan, tergeletak di belakang rumah. Kondisinya mengenaskan dengan luka di bagian leher.

BACA JUGA: Sekeluarga di Tangerang Tewas Diduga Korban Pembunuhan

Warga sontak kaget karena menduga Dimas telah dibawa ayahnya pergi meninggalkan rumah. Bahkan, sejumlah warga menangis histeris karena tidak menyangka Dimas turut serta dibunuh bersama ibunya.

Salah seorang tetangga korban, Suparno mengaku jika sebelumnya rumah tangga Koniti dan Tarmuji kerap kali cekcok. Namun, dia tidak menyangka suami korban akan tega membunuh istri dan anaknya. “Korban maupun pelaku sering adu mulut karena persoalan ekonomi,” kata Suparno.

Hasil penyelidikan polisi, motif pembunuhan sadis tersebut karena masalah ekonomi. Suami korban diduga tega membunuh istrinya dengan cara memukul kepalanya dengan menggunakan cobek. “Sementara bayinya dihabisi dengan menggunakan sebilah pisau,” kata Kapolsek Bulukamba Ajun Komisaris Polisi (AKP) Harti.

Usai melakukan olah TKP, Selasa siang, polisi membawa kedua korban ke rumah sakit untuk diautopsi. Sementara pelaku telah diamankan polisi untuk menghindari amukan dari massa.


Editor : Maria Christina

KOMENTAR

;