Tanggul 100 Meter Roboh, Puluhan Rumah di Pati Terancam Longsor

Agus Atha Suharto · Kamis, 04 Januari 2018 - 19:16 WIB

Pekerja memberbaiki tanggul yang jebol di Dukuh Ledok, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, yang membuat 25 rumah di lokasi tersebut terancam longsor. (Foto: iNews/Agus Atha Suharto)

PATI, iNews.id - Puluhan rumah di Dukuh Ledok, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, terancam longsor. Tanggul sungai yang berada tepat di atas permukiman dan jalan desa roboh, akibat terkikis guyuran hujan dan derasnya arus sungai. Sejumlah warga khawatir longsor kembali terjadi, lantaran intensitas hujan yang masih tinggi hingga saat ini.

Berdasarkan pengamatan wartawan iNews di lapangan, Kamis (4/1/2018) siang, tanggul setinggi enam meter dengan panjang seratus meter ini mengalami kerusakan parah dan roboh di beberapa bagian. Hujan deras dan terjangan banjir bandang yang terjadi pada Rabu 3 Januari 2018 malam hingga dini hari tadi, membuat tanggul tak kuat hingga akhirnya jebol.  

Akibatnya, warga sekitar dibuat khawatir. Pasalnya, lebih dari 25 rumah warga berdiri tepat di samping kiri tanggul tersebut, sehingga rawan terdampak longsor. Apalagi, dengan cuaca buruk yakni hujan deras yang terus mengguyur wilayah Pati beberapa hari belakangan. Selain itu, warga khawatir, jika tanggul tak segera dibetulkan, akses jalan juga akan terganggu.

“Kami sangat khawatir dengan kondisi ini. Karena longsor ini bisa merambah ke mana-mana. Apalagi kedalaman longsor bisa mencapai lima meter. Seluruh warga dari 25 rumah di sekitar tanggul sangat khawatir. Dengan longsornya tanggul ini jalan juga bisa putus,” ucap Karwito, salah seorang warga Dukuh Ledok, Desa Sukolilo, Pati.

Dengan kondisi intensitas hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari terakhir, potensi longsor susulan bisa saja terjadi. Meski demikian, puluhan warga setempat masih bertahan di rumah masing-masing. Untuk mengantisipasi semakin melebarnya retakan tanggul dan tanah, warga hanya hanya memasang puluhan karung pasir yang ditata di bawah tanggul.

Warga berharap, pihak pemerintah dapat melakukan penanganan secepatnya, atas longsornya tanggul sungai di desa setempat. Sejumlah anggota kepolisian yang berada di lokasi saat ini hanya sebatas memberi imbauan agar warga lebih waspada dan hati-hati,jika terjadi longsor susulan. Terutama saat hujan kembali turun, warga diminta untuk mengungsi terlebih dahulu. “Harapan kami, pemerintah segera memberikan bantuan kepada kami untuk bisa memperbaiki tanggul yang longsor secepatnya,” ucap Karwito.


Editor : Himas Puspito Putra

KOMENTAR

;