Gedung Dewan Kesenian Digusur, Seniman Somasi Wali Kota Surabaya

Ihya' Ulumuddin · Kamis, 07 December 2017 - 19:19 WIB

Seniman Surabaya mendatangi kantor Bali Kota Surabaya untuk memprotes rencana penggusuran Gedung Dewan Kesenian. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Seniman Surabaya, Jawa Timur melayangkan somasi kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyusul rencana penggusuran Gedung Dewan Kesenian Surabaya (DKS) di kompleks Balai Pemuda.

“Pemkot menggusur ruang berkesenian tanpa ada solusi. Kami terus disingkirkan, ini yang kami pertanyakan,” kata Henry Nurcayo, seniman Surabaya saat mendatangi kantor Balai Kota Surabaya, Jatim, bersama puluhan seniman lainnya, Kamis (7/12/2017).

Bagi Henry, penggusuran gedung DKS sama halnya dengan mengusir para seniman. Sebab, selama ini gedung bersejarah tersebut menjadi ruang kreasi mereka.

“Karena itu, kami semua datang ke sini melayangkan protes. Pemkot Surabaya harus memberi penjelasan terkait rencana ini,”ucapnya.

Aksi puluhan seniman tu sempat diadang petugas jaga. Mereka bahkan dilarang masuk untuk menemui Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Karena itu, mereka memilih menunggu di lobi gedung balai kota, hingga kemudian Kepala Bagian Hukum Pemkot Surabaya Ira Tursilowati menemui mereka.

Namun, Ira pun tidak bisa memberi penjelasan. Ira juga tidak bisa menjawab saat para seniman mempersoalkan rencana penggusuran, berikut solusinya.

“Saya bukan orang yang berwenang untuk urusan ini. Karenanya saya tidak bisa memberi penjelasan apa pun. Yang pasti, surat saya terima dan akan kami sampaikan kepada ibu wali kota,”tandasnya

Untuk diketahui, akhir tahun ini Pemkot Surabaya akan memperluas gedung DPRD Kota Surabaya hingga menjadi delapan lantai. Selain memanfaatkan bagian Gedung DPRD lama, proyek ini juga menggunakan lahan yang kini ditempati gedung DKS, termasuk Masjid Assakinah yang kini juga memunculkan kontroversi.


Editor : Kastolani Marzuki

KOMENTAR

;