Gus Ipul-Anas Tak Mampu Kuasai Wilayah Pandalungan

Ihya' Ulumuddin · Kamis, 14 Desember 2017 - 10:47 WIB

Gus Ipul-Anas dalam acara santripreneur di JX International Surabaya beberapa waktu lalu. (Foto: iNews.id/Ihya Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Pengaruh Abdullah Azwar Anas di wilayah Pandalungan ternyata tidak signifikan mendongkrak elektabilitasnya bersama Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2018. Padahal, Anas sudah dua periode menjadi Bupati Banyuwangi, satu di antara enam wilayah Pandalungan.  

Hasil survei Surabaya Survey Centre (SSC) menyebutkan, Gus Ipul-Anas hanya mendapatkan dukungan 33 persen di wilayah yang juga dikenal kawasan Tapal Kuda itu. Angka ini berimbang dengan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak yang juga mendapatkan 33 persen dukungan. Hal inilah yang dinilai peneliti SSC tidak lumrah. Sebab, Anas dianggap sebagai tuan rumah di wilayah itu.  

Peneliti Senior SSC, Budi Wiyoto memandang bahwa data yang diperoleh di wilayah Pandalungan, seharusnya menjadi bahan koreksi mendalam bagi pasangan Gus Ipul-Anas. Dengan status kandang yang mereka miliki di area tersebut, seharusnya pasangan yang diusung oleh koalisi PKB-PDIP ini mampu melesat meninggalkan lawan mereka.

"Bagi kubu Gus Ipul-Anas,  hasil ini tentu menghawatirkan. Perlu kerja keras untuk mengubah semua itu," ujarnya, Kamis (14/12/2017).  

Pria yang juga dosen di Unitomo tersebut menekankan bahwa kecermatan dari tim sukses pasangan Gus Ipul-Anas di wilayah Pandalungan akan benar-benar diuji. “Sebab, sejarah Pilgub Jatim edisi lalu wilayah Pandalungan itu merupakan basis Khofifah. Jadi, kalau misalkan ingin menang baik di Pandalungan maupun di Jatim kelak, maka tim dari Gus Ipul-Anas memerlukan kerja yang tidak mudah,” katanya.

Hasil survei SSC untuk sebaran dukungan di wilayah lain menunjukkan bahwa keduanya masih bersaing secara ketat. Gus Ipul-Anas serta pasangan Khofifah-Emil memiliki sebaran dukungan yang merata dan saling mendominasi di beberapa wilayah Jatim.

Data yang diperoleh menunjukkan bahwa pasangan Gus Ipul-Anas mendominasi wilayah Arek dan Pantura Barat. Sementara, pasangan Khofifah-Emil unggul di Madura dan Mataraman.

Di wilayah Arek, Gus Ipul-Anas memimpin dengan perolehan 43,5 persen, sedangkan Khofifah-Emil hanya mendapatkan 31,2 persen. Di wilayah Madura, giliran Khofifah-Emil yang unggul dengan 35 persen, sementara Gus Ipul-Anas mendapatkan 31,3 persen.

Di wilayah Pantura Barat kali ini Gus Ipul-Anas unggul dengan 39,2 persen, Khofifah-Emil hanya mengantongi 32,5 persen. Terakhir, di wilayah Mataraman, Khofifah-Emil melesat di angka 38 persen meninggalkan Gus Ipul-Anas yang hanya memiliki dukungan sebesar 31,6 persen.

“Keunggulan Khofifah-Emil di wilayah Mataram terbilang wajar, karena status Emil yang merupakan Bupati Trenggalek. Nah, mestinya hal ini juga terjadi pada Gus Ipul dan Anas di Pandalungan. Ini harus menjadi PR besar bagi tim sukses Gus Ipul dan Anas. Kalau tidak, mungkin Jatim di masa mendatang tidak akan menjadi era Gus Ipul,” kata Budi.

Untuk diketahui,  data-data tersebut diperoleh melalui survei yang dilakukan oleh Surabaya Survey Centre di 38 Kabupaten Kota di Jatim pada kurun waktu 25 November hingga 8 Desember 2017. Survei tersebut dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan 940 responden. Tingkat kepercayaan dari hasil tersebut sebesar 95 persen dengan margin of error 3,2 persen.


Editor : Muhammad Saiful Hadi

KOMENTAR

;