Khofifah Rumuskan Visi-Misi Bersama Tim Sembilan

Ihya' Ulumuddin · Minggu, 17 Desember 2017 - 15:11 WIB

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Sholahuddin Wahid.

SURABAYA, iNews.id – Para alim ulama pendukung Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak terus bekerja keras. Pascamenggodok calon wakil pendamping Khofifah, kini mereka tengah sibuk merumuskan visi-misi berikut strategi pemenangan untuk Khofifah-Emil pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2018.

“Hari ini saya akan rapat dengan ibu Khofifah dan tim untuk menyusun visi-misi. Kami juga bersama-sama akan membahas materi kampanye,” ujar Ketua Tim Sembilan, KH Sholahudin Wahid (Gus Sholah), di sela-sela deklrasi Barisan Mahasiswa dan Santri (Mahasantri) Loyalis Khofifah, di Wonocolo, Surabaya, Minggu (17/12/2017).

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng ini tidak menyebutkan detil materi yang akan dibahas. Gus Sholah menyebutkan bahwa visi dan misi tersebut dibuat dengan dua versi. Pertama yakni materi yang
disusun khusus untuk dan kepeluan pemaparan. Sedangkan versi kedua khusus untuk disampaikan kepada masyarakat langsung.

“Sengaja kami buat dua agar memudahkan. Kalau yang serius untuk debat dan pemaparan visi-misi. Tapi, untuk rakyat yang mudah dicerna dan mudah diingat,” kata adik kandung KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini.

Dia menjelaskan, selain membahas visi-misi dalam pertemuan nantiakan dilakukan evaluasi kerja politik Khofifah-Emil selama ini. Kendati demikian, Gus Sholah masih merahasiakan lokasi pertemuan serta melibatkan siapa saja.

“Belum tahu ini, saya hanya terima undangan. Dia (Khofifah) baru pulang dari luar negeri, ya evaluasi lah, apa yang sudah kita lakukan, apa yang belum kita lakukan,” ucapnya.

Sebelumnya, juru bicata tim pemenangan Khofifah-Emil, Khusnul Khuluq menjelaskan bahwa prioritas program yang akan dikampanyekan Khoififah pada Pilgub Jatim nanti yaitu persoalan kesejahteraan. Gagasan ini dibuat mengingat jumlah masyarakat miskin di Jawa Timur masih cukup banyak.

“Bu Khofifah punya formula untuk pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejehtaraan di Jatim sehingga menjadi prioritas,” katanya.


Editor : Muhammad Saiful Hadi

KOMENTAR

;