Polisi di Jambi Tewas Tertembak saat Hendak Tangkap Pencuri Motor

Adrianus Susandra · Selasa, 13 Februari 2018 - 14:02 WIB

Jenazah Bripka Fajar Junjungan Panjaitan, saat dibawa menuju rumah duka di Kelurahan Pal Lima Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Selasa (13/2/2018) siang. (Foto: iNews/Adrianus Susandra)

JAMBI, iNews.id - Seorang polisi berpangkat brigadir kepala(bripka) tewas tertembak saat melakukan penggerebekan terhadap pelaku pencurian sepeda motor, Selasa (13/2/2018) dini hari tadi. Nyawa anggota polisi tersebut tak tertolong setelah mengalami tembak di bagian dada. Setelah menjalani visum, jenazah langsung dibawa ke rumah duka dengan disambut isak tangis keluarga.

Selasa siang, jenazah Bripka Fajar Junjungan Panjaitan, tiba di rumah duka yang berlokasi di Kelurahan Pal Lima Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. Anggota polisi yang bertugas di Polsek Jelutung Kota Jambi, itu tewas ditembak pelaku curanmor saat melakukan pengggerebekan di rumah otak pelaku di Kelurahan Mendalo Kabupaten Muaro Jambi. Isak tangis keluarga pecah saat melihat tubuh korban tebujur kaku di dalam peti jenazah.

Bripka Fajar diketahui merupakan anggota Unit Reskrim Polsek Jelutung Kota Jambi.  Nyawanya tidak dapat tertolong setelah mengalami luka tembak di bagian dada kiri.  Dia ditembak saat bersama timnya menggerebek pelaku curanmor Selasa dini hari, saat melakukan pengembangan dari seorang pelaku penadah hasil kejahatan.

Tidak kuasa menahan tangis, ayah korban sempat jatuh pingsan, saat melihat jenazah anaknya terbaring dalam peti jenazah.

Mengetahui salah satu anak buahnya meninggal dalam tugas, Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis As langsung mendatangi rumah duka untuk mengucapkan keprihatinan dan ungkapan bela sungkawa kepada keluarga korban.

Dalam kesempatan itu, Brigjen Pol Muchlis As menjelaskan, peristiwa penembakkan terhadap salah satu anggotanya tersebut.  “Pelaku menembak korban di bagian dada kiri. Di mana saat peristiwa terjadi, rumah pelaku dalam kondisi gelap, hingga korban tidak bisa mengelak,” ucapnya.

Dijelaskannya, dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan satu orang anggota sindikat pelaku pencurian. Sementara itu, pelaku penembakan hingga saat ini masih  diburu polisi.

Sebagai bentuk penghargaan terhadap anggotanya yang tewas dalam menjalankan tugas tersebut, Kapolda Jambi memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat terhadap korban. “Korban kami berikan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi, menjadi Aipda Anumerta Fajar Junjungan Panjaitan,” kata Kapolda.

Selain dihadiri Kapolda Jambi, hadir pula sejumlah pejabat utama Polda Jambi dan para tetangga di sekitar rumah korban. Aipda Anumerta Fajar Junjungan Panjaitan diketahui meninggalkan seorang istri dan satu orang anak. Setelah dibawa ke rumah duka, jenazah korban rencananya akan dimakamkan di pemakaman umum oleh pihak keluarga, esok, 14 Februari 2018.


Editor : Himas Puspito Putra

KOMENTAR

;