3 Trafo Dimatikan PLN, Puluhan Rumah di Medan Denai Gelap Gulita

Stepanus Purba · Selasa, 13 Februari 2018 - 23:53 WIB

Salah satu trafo yang dimatikan oleh PLN sehingga membuat pemadaman listrik di Jalan Jermal 17 Medan. (

MEDAN, iNews.id – Puluhan rumah di kawasan Jalan Jermal, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, gelap gulita hingga Selasa (13/2/2018) malam karena trafo di kawasan tersebut dinonaktifkan. Tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) Area Medan sengaja mematikan trafo untuk menertibkan pencurian listrik di kawasan para penggarap lahan yang berjarak sekitar 1 kilometer (km) dari permukiman penduduk di Jalan Jermal 17.

Salah seorang warga Jalan Jermal 17, Said Ilham Assegaf mengatakan, penertiban yang dilakukan Tim P2TL tanpa pemberitahuan kepada masyarakat di Jalan Jermal 17. Akibatnya, puluhan rumah yang merupakan pelanggan resmi PLN justru harus mengalami pemadaman listrik.

“Gara-gara trafo dimatikan PLN, puluhan rumah di Jalan Jermal 17 mengalami pemadaman listrik dari tadi siang hingga malam ini. Padahal, kami adalah pelanggan resmi PLN. Ini menunjukkan PLN tak bertanggung jawab,” kata Said kepada iNews.id, Selasa (13/2/2018) malam.

Said menjelaskan, dia sudah menelepon call center 123 untuk menyampaikan keluhan soal pemadaman listrik itu, namun tidak ada tanggapan. Dia akhirnya menghubungi Humas PLN Medan. “Humas PLN selanjutnya mengarahkan saya menghubungi PLN Rayon Medan Selatan. Saya juga sudah hubungi, katanya mereka tidak berani, harus ada pengamanan,” kata Said.

Akibat pemadaman yang terjadi sejak pukul 13.00 WIB itu, keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah keluarga di kawasan Mandala untuk mandi dan makan. Mereka kesulitan beraktivitas di rumah tanpa listrik. Apalagi, pemadaman terjadi tiba-tiba dan tidak jelas sampai kapan. “Jelas saya sangat kecewa atas tindakan PT PLN ini. Sebab, pemadaman ini merugikan kami sebagai pelanggan,” ujar Said.

Sementara Manager PT PLN (Persero) Area Medan, Agus Trisusanto ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengakui memang ada tiga trafo yang ditertibkan di kawasan Jermal. Tindakan itu diambil karena petugas PLN menemukan banyak aliran listrik ilegal atau tidak sesuai aturan.

Kondisi ini sangat membahayakan pelanggan resmi atau masyarakat di sekitarnya. Sebagai solusinya, PLN akan menertibkan penggunaan aliran listrik yang tidak sesuai ketentuan. “Ini agar penggunaan listrik aman. Kami khawatir jika ini dibiarkan, akan terjadi bahaya kebakaran. Nanti kami juga yang akan disalahkan,” ungkapnya.

Ketika ditanya sampai kapan pemadaman berlangsung, Agus tidak bisa memastikannya. Dia hanya mengatakan penertiban trafo itu berlangsung sampai situasi benar-benar dinilai aman.


Editor : Maria Christina

KOMENTAR

;