Pilgub Sumut

Ini Makna Nomor Urut bagi Edy-Ijeck dan Djarot-Sihar di Pilgub Sumut

Stepanus Purba · Selasa, 13 Februari 2018 - 22:43 WIB

Paslon Edy-Ijeck dan Djarot-Sihar tampak gembira dengan nomor urut yang mereka peroleh. (Foto: iNews)

MEDAN, iNews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) secara resmi telah melakukan pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) peserta Pilgub Sumut. Dalam proses pengundian, pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah mendapatkan nomor urut 1 sedangkan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus mendapatkan nomor urut 2. Lalu, apa komentar masing-masing paslon mengenai nomor urut yang mereka peroleh?

Mendapatkan nomor urut satu, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah mengaku senang. Edy Rahmayadi mengatakan, nomor satu merupakan nomor sang juara. “Nomor satu tetap nomor satu. Nomor satu nomor sang juara,” ujar Edy Rahmyadi optimistis kepada wartawan, Selasa (13/2/2018) usai pengambilan nomor urut di Kota Medan.

Sementara itu, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus juga mengaku senang mendapatkan nomor urut 2. Djarot dan Sihar mengaku sebelumnya memang mengharapkan mendapatkan nomor urut 2 dalam pengundian.

”Tadi Pak Sihar bilang kepada saya mengenai ini. Saya juga mengamini itu karena nomor dua itu sangat familiar bagi kita. Artinya bisa banyak, bisa damai dan bisa victory,” ujar Djarot kepada awak media.

BACA JUGA: Edy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah Nomor Urut 1, Djarot-Sihar Nomor 2

Djarot mengungkapkan, sebelumnya dia bersama dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Pilkada DKI Jakarta lalu juga mendapatkan nomor urut 2. “Pak Joko Widodo waktu mengikuti Pemilihan Umum Presiden beberapa waktu lalu juga mendapatkan nomor urut 2. Alhamdullihah, kami sekarang dapat nomor urut 2 untuk maju di Pilgub Sumut,” kata Djarot.

Calon Wakil Gubernur pendamping Djarot, Sihar Sitorus pun mengungkapkan kegembiraannya mendapatkan nomor urut 2. Menurut Sihar, nomor urut 2 yang mereka dapatkan dalam pengundian merupakan nomor baik. “Yang pertama mengingatkan 2 berarti peace, damai. Kami mengharapkan kampanye dan Pilgub Sumut ini berlangsung dengan damai juga. Kepada seluruh pendukung Djarot-Sihar, kami minta juga agar nanti berkampanye secara sopan, santun, menghindari SARA, menghindari hal-hal negatif, seperti hoax,” ungkap Sihar.

Usai tahapan pencabutan nomor urut, kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumut akan memasuki masa kampanye yang akan dimulai pada 15 Februari mendatang hingga 23 Juni mendatang.


Editor : Maria Christina

KOMENTAR

;