2017, Kredit Perbankan Tumbuh 8 Persen, Pasar Modal 35 Persen

Antara · Jumat, 12 Januari 2018 - 16:34 WIB

Ilustrasi (Foto: iNews.id/YUDIS)

JAKARTA, iNews.id – Bank Indonesia (BI) menyatakan, pertumbuhan tahunan kredit perbankan sepanjang 2017 hanya sebesar 8,1 persen atau meningkat tipis dibandingkan tahun 2016 yang sebesar 7,8 persen.

Realisasi pertumbuhan kredit tersebut sejalan dengan proyeksi bank sentral yang memperkirakan pertumbuhan kredit akhir tahun sebesar 8-10 persen.

"Pertumbuhan kredit 2017 sebesar 8,1 persen setahun penuh. Namun, yang luar biasa sekali adalah pembiayaan dari pasar modal juga meningkatnya luar biasa," ujar Erwin di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Di sisi lain, Erwin menyebutkan pembiayaan yang disalurkan terhadap kegiatan ekonomi melalui instrumen surat utang tumbuh pesat, dan mengompensasi lambannya pertumbuhan kredit perbankan. Pertumbuhan pembiayaan di pasar modal sepanjang 2017, kata Erwin, melebihi 35 persen.

"Sehingga kalau kita jumlah itu akan jauh lebih besar. Kira-kira hampir sekitar 11 persen karena pasar modal kita di atas 35 persen," ujar dia.

Dengan kata lain, pertumbuhan pembiayaan dari pasar modal mencapai lebih dari empat kali pertumbuhan pembiayaan perbankan. Berdasarkan data terakhir BI, pembiayaan melalui pasar modal sepanjang Januari-November 2017 mencapai Rp276,5 triliun atau tumbuh 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016.

Sayangnya, Erwin belum merinci lebih lanjut pendorong pertumbuhan kredit di akhir 2017.

Sementara itu, menurut Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, pertumbuhan kredit 2017, masih berpeluang menyentuh dua digit atau 10 persen.

Pasalnya, kata Wimboh, di akhir 2017 atau Desember 2017, pertumbuhan penyaluran kredit menggeliat, mengingat permintaan pembiayaan juga meningkat baik dari korporasi maupun individu.

Wimboh menyebut kredit konsumsi dan kredit modal kerja menjadi penopang pertumbuhan kredit di akhir tahun.

"Tapi memang masih 'missed' (meleset) jika berdasarkan Rencana Bisnis Bank yang sebesar 11,8 persen. Tapi masih mendekati dua digit untuk pertumbuhannya," ujar dia.

BI dan OJK sama-sama memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan akan pulih pada 2018, karena kondisi ekonomi domestik yang membaik dan konsolidasi perbankan yang segera tuntas. Dua regulator tersebut memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan sepanjang 2018 sebesar 10-12 persen.


Editor : Ranto Rajagukguk

KOMENTAR