Berpeluang Menguat, IHSG Tetap Diuji Aksi Profit Taking

Isna Rifka Sri Rahayu · Kamis, 15 Februari 2018 - 07:16 WIB

Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan berada di kisaran support 6.569-6.581 dan resistance 6.624-6.639. Masih bertahannya aksi beli membuat IHSG mampu kembali melanjutkan kenaikannya dengan dukungan positif dari sejumlah indeks saham global.

Meski demikian, kondisi tersebut kembali harus diuji ketahanannya untuk membuat kenaikan lanjutan. Diharapkan, aksi beli ini masih dapat berlanjut sehingga kenaikan ini dapat bertahan.

"Tetap waspadai masih adanya aksi-aksi profit taking yang dapat membuat IHSG tertahan kenaikannya," kata Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada dalam risetnya kepada iNews.id, Kamis (15/2/2018).

Kenaikan IHSG sebelumnya sebesar 16,22 poin atau 0,25 persen berada di atas kenaikan sebelumnya yang menguat 54,72 poin atau 0,84 persen. Pergerakan IHSG mampu melampaui area resistance 6.536-6.548 di mana artinya penguatan masih terjadi di tengah minimnya sentimen positif di pertengahan bulan ini.

"Kado Valentine pun diberikan IHSG dengan adanya kenaikan 0,25 persen meski di bawah kenaikan sebelumnya," ucapnya.

Ia melanjutkan, meski terjadi aksi jual pada sejumlah saham-saham keuangan dan perdagangan, namun dapat diimbangi oleh menguatnya saham-saham di industri dasar, aneka industri, manufaktur, dan lainnya.

"Asing mencatatkan nett sell Rp525,66 miliar dari sebelumnya nett sell Rp221,57 miliar," kata dia.

Di sisi lain, mulai berbalik naiknya rupiah turut memberikan sentimen positif kepada IHSG. Pelaku pasar mencoba kembali bertahan seiring masih positifnya sejumlah bursa saham global sebelumnya.

Adapun saham-saham pilihan yang dapat dicermati para investor, yaitu INKP, TLKM, BRPT, ASII, dan DOID.


Editor : Ranto Rajagukguk

KOMENTAR