Fitch Naikkan Peringkat Utang, SUN Direspons Positif Investor Asing

Isna Rifka Sri Rahayu · Jumat, 12 Januari 2018 - 15:46 WIB

Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro)

JAKARTA, iNews.id – Perbaikan peringkat utang oleh Fitch Ratings di akhir tahun kemarin memberikan dampak positif untuk pelelangan surat utang negara (SUN). Dengan demikian pada lelang awal tahun, yield SUN tenor 10 tahun bergerak ke sekitar 6,05 persen.

"Saat dinaikkan itu (Fitch Ratings) penerbitan SUN sudah selesai tahun 2017, sehingga ketika di awal tahun dilakukan lelang pertama demand-ya begitu besar. Kita bisa liat yield-nya bisa menyentuh 6,05 persen yang tenornya 10 tahun," kata Ketua Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (Himdasun) Farida Thamrin di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Dia menilai, kepercayaan investor terhadap SUN masih sangat besar seiring pengapresiasian lembaga rating internasional terhadap Indonesia. Begitu juga dengan investor asing yang menjadi tidak ragu membeli SUN.

"Saya yakin kalau mereka bisa memberikan rating yang bagus, bukan mustahil nanti investor asing banyak yang masuk. Di samping investor lokal juga cukup kuat ya," ucapnya.

Saat ini SUN masih didominasi oleh investor lokal meski investor asing juga semakin banyak dengan total 40 persen dan terus bertambah setiap tahunnya. Namun, ia tidak mengkhawatirkan SUN akan didominasi oleh investor asing karena regulator penyelenggara bisa mengatur porsi tersebut.

"Sebetulnya saya yakin regulator bisa me-manage itu," kata dia.

Ia melanjutkan, pengaturan regulasi tersebut tidak menjadi kendala untuk asing karena penerbitan surat utang itu tidak hanya jangka panjang tapi ada yang jangka pendek. Misalnya Surat Pembendaharaan Negara ada dimulai dari tenor tiga bulan yang saat ini banyak di minati di pasar uang.

"SPN pun sebenarnya mulai dari yang tiga bulan itu laris di market. Jadi sebetulnya instrumen untuk surat itu cukup komplit sekarang di market," tuturnya.

Investor asing biasanya membeli surat utang jangka panjang dengan tenor 10 tahun untuk investasi. Meski begitu, banyak juga yang membeli surat utang dengan tenor jangka pendek sesuai kebutuhannya.

Dalam lelang awal tahun 2018, pemerintah menyerap dana sebesar Rp25,5 triliun dari lelang lima seri SUN pada 3 Januari 2018. Sementara total penawaran yang masuk mencapai Rp86,2 triliun.


Editor : Ranto Rajagukguk

KOMENTAR