IHSG Berpotensi Menguat Terbatas, Simak Rekomendasi Saham Ini

Isna Rifka Sri Rahayu · Rabu, 14 Februari 2018 - 07:06 WIB

Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro)

JAKARTA, iNews.id – Posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari akan bergerak cenderung menguat terbatas. IHSG akan diwarnai konsolidasi wajar sehingga lajunya tetap bergerak positif .

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi memperkirakan, range pergerakan IHSG bakal berada di level 6.537-6.650. Secara teknikal IHSG break out resistance bearish trend jangka pendek dan mencoba mengonfirmasi MA20.

"Indikasi melanjutkan penguatan cukup besar menuju level upper bollinger bands di kisaran level 6.650. Indikator stochastic bergerak menguat setelah terkonsolidasi pada middle oscillator dengan Indikator RSI yang memberikan signal momentum penguatan yang cukup tertahan," kata Analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar dalam risetnya kepada iNews.id, Rabu (14/2/2018).

IHSG sebelumnya mengalami kenaikan sebesar 0,84 persen ditutup menguat 54,72 poin ke level 6.578 dengan emiten sektor tambang naik 1,71 persen di antaranya PTBA naik 5, 83, PTRO naik 5,06 persen dan ADRO naik 2,98 persen menjadi pemimpin penguatan setelah rebound-nya harga batubara yang bertahan di atas level 100 dolar Amerika Serikat (AS) mton.

Meskipun demikian, investor asing masih tercatat net sell Rp221,57 miliar seiring pelemahan rupiah yang kembali mencatatkan rekor terlemah sejak November 2016. Ekuitas Asia ditutup mixed dengan pelemahan terjadi pada indeks saham Jepang menjelang akhir sesi kedua.

Indeks Nikkei turun 0,65 persen dan TOPIX turun 0,88 persen ditutup melemah setelah sempat menguat di awal sesi cukup optimis. Yen menguat ke level tertinggi sejak November 2016 menjadi faktor utama pelemahan ekuitas di Jepang. Sementara, Indeks Hangseng naik 1,29 persen dan Shanghai naik 1,17 persen menguat lebih dari 1 persen.

Kemudian indeks saham di Eropa sedikit berubah dengan pergerakan yang cenderung flat terkonsolidasi negatif. Indeks FTSE turun 0,07 persen, DAX turun 0,16 persen dan Eurostoxx turun 0,42 persen dibuka pada zona negatif.

Komoditas menemukan dukungan dari dolar AS yang lebih lemah, dengan minyak mentah Brent menuju kenaikan pertama dalam delapan sesi. Sentimen tengah pekan selanjutnya akan ramai dengan data gross domestic product (GDP) disebagian negara Eropa.

Adapun Saham-saham yang masih dapat diperhatikan di antaranya AKRA, ANTM, ASII, BBRI, EXCL, HRUM, JSMR, PTBA, SMGR, ADRO, BJTM, ELSA, MEDC, dan TINS.

Sementara itu, Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi IHSG berpotensi menguat di kisaran 6.492-6.671. IHSG hari ini terlihat akan bergerak dalam rentang konsolidasi wajar.

"Pergerakan akan diwarnai oleh rilis data perekonomian penjualan mobil yang akan terlansir hari ini " kata William.

Kemudian adanya penantian terhadap rilis data perekonomian Bank Indonesia (BI) rate yang akan dilansir besok yang disinyalir belum akan ada perubahan. Adapun saham-saham yang direkomendasikan yaitu TLKM, HMSP, ICBP, BJTM, JSMR, AKRA, SMRA, EXCL, WIKA, BBNI, dan BBCA.


Editor : Ranto Rajagukguk

KOMENTAR