Ingin Kerja Sebentar tapi Produktif? Simak Tips Ini

Isna Rifka Sri Rahayu · Sabtu, 13 Januari 2018 - 21:04 WIB

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Orang Amerika Serikat (AS) bekerja lebih lama daripada warga negara maju lainnya karena mendapat sedikit libur. Banyak pekerja kantoran yang membawa pekerjaan mereka ke rumah dan mengecek email setelah jam kerja habis bahkan saat akhir pekan.

Jangan dikira dengan semua pekerjaan itu akan membuat AS menjadi negara terproduktif di dunia karena data mengatakan sebaliknya. AS berada di peringkat lima untuk produktivitas pada tahun 2015. Hal tersebut menurut Economic Cooperation and Development (OECD) yang dihitung berdasarkan PDB per jam kerja dengan menghabiskan lebih banyak jam dari empat negara Eropa yang berada di peringkat teratas.

Faktanya, riset membuktikan bahwa menghabiskan waktu lebih banyak akan membuat pekerja menjadi kurang produktif. Pekerja yang menghabiskan 70 jam per minggunya sama saja dengan pekerja yang menghabiskan 55 jam, menurut sebuah penelitian. Mereka pada dasarnya membuang-buang waktu selama 15 jam. Waktu yang lebih lama juga menyebabkan meningkatnya masalah kesehatan, termasuk berisiko tinggi terkena stroke dan serangan jantung.

Berikut hal-hal yang bisa dilakukan untuk mendorong produktivitas dengan baik dikutip dari CNBC, Sabtu (13/1/2018).

1. Mulai dari yang kecil, jadilah realistis

Kunci untuk menjadi lebih produktif adalah dengan mengubah perilaku kecil seperti mengembangkan kebiasaan baru tapi konsisten dengan kebiasaan tersebut. Jangan melakukan kebiasaan yang memaksakan diri sendiri tapi mulai dari hal kecil dan fokus pada perubahan kebiasaan dari waktu ke waktu.

2. Bangun tidur jangan langsung cek smartphone

Perubahan kecil bisa dimulai dengan tidak melihat smartphone saat bangun tidur di pagi hari. Jangan cek email, jangan baca berita, jangan melihat feed media sosial. Acuhkan smartphone sampai memiliki kesiapan untuk menjalani hari dan bangun dari tempat tidur.

Akan lebih baik lagi jika tidak membawa smartphone ke kamar tidur. Sebab, perangkat elektronik seperti smartphone bisa memancarkan cahaya yang bisa mengganggu produksi melantonin selama tidur.

3. Lihat pilihan kerja yang lebih fleksibel

93 persen dari pekerja mengatakan, mereka lebih produktif bekerja di luar ruangan daripada di dalam kantor. Misalnya, satu atau dua kali dalam seminggu bekerja dari rumah dengan bantuan alat komunikasi bisa meningkatkan produktivitas dan mengurangi waktu perjalanan serta biaya untuk ke kantor.

Jika atasan tidak mau seperti itu, maka tanyakan jadwal yang lebih fleksibel. Datang dan pulang lebih awal dari jam kerja mungkin akan menghemat waktu perjalanan karena bisa menghindari macet. Selain itu, lebih mudah meneyelesaikan pekerjaan dengan suasana kantor yang lebih sepi.

4. Hentikan multitasking

Sebagian besar multitasker sebenarnya tidak mengerjakan banyak hal sekaligus. Mereka hanya beralih tugas dengan cepat di antara dua pekerjaan. Hal tersebut dapat memangkas sampai 40 persen produktivitas per harinya tergantung berapa banyak pekerjaan yang dikerjakan sekaligus.

Sebagai gantinya, bila memungkinkan, jadwalkan pekerjaan di kalender dan usahakan untuk fokus pada setiap pekerjaan tersebut. Dengan demikian bisa tetap mengerjakan hal yang serupa pada saat bersamaan.

5. Prioritaskan kesehatan

Ketika waktu semakin padat, banyak orang mengubah diri sendiri dengan melewatkan olahraga, terlambat tidur, dan memilih makanan ringan yang tidak sehat untuk makan siangnya. Tinggalkan kebiasaan tersebut yang berisiko menganggu kesehatan.

Mulai bangun kebiasaan yang baik demi kesehatan dalam kegiatan sehari-hari dan fokus pada kegiatan kecil yang lebih mudah disesuaikan. Ingat selalu orang tidak bisa menjadi produktif jika tidak memedulikan diri sendiri. Luangkan sedikit waktu untuk diri sendiri mulai dari sekarang dan hindari bekerja terlalu keras.


Editor : Ranto Rajagukguk

KOMENTAR