Jelang Imlek, 9 Saham Ini Bisa Jadi Pilihan

Ranto Rajagukguk · Kamis, 15 Februari 2018 - 07:26 WIB

Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan bergerak mixed cenderung melemah di hari terakhir perdagangan pada pekan ini sebelum libur tahun baru Imlek di kisaran 6.537-6.650.

"Pergerakan yang menguat terkonsolidasi secara teknikal IHSG berhasil tertahan pada MA20 dengan indikasi menguji upper bollinger bands. Indikator stochastic bergerak mulai memasuki area jenuh beli dengan momentum yang tertahan pada indikator RSI," kata Analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi dalam risetnya kepada iNews.id, Kamis (16/2).

Pergerakan IHSG sebelumnya mengalami kenaikan 0,25 persen ditutup menguat tertahan 16,22 poin di level 6.594 dengan sektor industri dasar naik 1,25 persen dan aneka industri naik 1,13 persen.

Investor asing tercatat net sell Rp525,66 miliar dengan saham BBCA, BBRI dan TLKM yang ramai mengalami aksi jual investor asing. Tertahannya nilai tukar rupiah yang sempat menguat mencapai level di atas level 13.600 menjadi faktor utama.

Indeks Nikkei mengalami penurunan 0,43 persen dan TOPIX yang juga turun 0,82 persen di Jepang kembali ditutup melemah seiring penguatan Yen. Sementara itu, indeks Hang Seng 2,27 persen, Shanghai 0,80 persen dan KOSPI 1,11 menguat signifikan.

MSCI Asia Pacific Index naik 0,3 persen. Harga Minyak mentah West Texas Intermediate turun 0,6 persen menjadi 58,81 dolar AS per barel, di mana angka tersebut terendah dalam hampir delapan minggu.

Ekuitas di Eropa dibuka menguat dengan Indeks Eurostoxx sebesar 0,49 persen, FTSE 0,71 persen dan DAX 0,65 persen menguat seiring data ekonomi yang positif.

Grossdomestic product (GDP) Jerman bertumbuh sesuai ekpektasi 2,3 persen dari 2,2 persen dan GDP zona Eropa stabil di level 2,7 persen. Investor menanti data tingkat inflasi dan stok minyak di AS guna menilai prospek suku bunga di AS.

Saham-saham yang dapat dicermati di antaranya ASII, INDY, ITMG, PGAS, CTRA, BRPT, ELSA, INKP, dan PTRO.


Editor : Ranto Rajagukguk

KOMENTAR