Laporan Inflasi Buat Dolar AS Kembali Jatuh

Ranto Rajagukguk · Kamis, 15 Februari 2018 - 07:41 WIB

Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) turun terhadap mata uang utama lainnya pada hari Rabu 14 Februari 2018 waktu setempat, karena investor mencermati laporan ekonomi negara yang baru dirilis.

Mengutip Xinhua, Kamis (15/2/2018), Indeks Harga Konsumen (IHK) naik 0,5 persen pada Januari pada basis penyesuaian musiman, mengalahkan konsensus pasar 0,3 persen, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada hari Rabu. Selama 12 bulan terakhir, indeks barang semua naik 2,1 persen.

Tidak termasuk komponen makanan dan energi yang bervolatilitas, harga konsumen inti naik 0,3 persen pada Januari, di atas ekspektasi pasar 0,2 persen. Dalam 12 bulan sampai Januari, IHK inti meningkat 1,8 persen.

Sementara itu, perkiraan pendahulan penjualan ritel dan layanan makanan AS untuk Januari 2018 mencapai 492,0 miliar dolar AS, turun 0,3 persen dari bulan sebelumnya, kehilangan perkiraan pasar dengan kenaikan 0,3 persen, Departemen Perdagangan melaporkan pada hari Rabu.

"Ini adalah laporan yang benar-benar mengerikan, dengan penjualan turun hampir 1 persen dari perkiraan antara koreksi Januari dan revisi Desember," kata Chris Low, kepala ekonom FTN Financial, dalam sebuah catatan.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,65 persen pada 89.124 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1.2444 dolar AS dari 1,2363 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik menjadi 1,3995 dolar AS dari 1,3886 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7918 dolar AS dari 0,7859 dolar AS.

Dolar AS membeli 107,04 yen Jepang, lebih rendah dari 107,68 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS merosot menjadi 0,9303 franc Swiss dari 0,9342 franc Swiss, dan dolar turun menjadi 1,2517 dolar Kanada dari 1,2594 dolar Kanada.


Editor : Ranto Rajagukguk

KOMENTAR