LPS Bayarkan Klaim Rp36,8 Miliar Sepanjang 2017

Isna Rifka Sri Rahayu · Jumat, 12 Januari 2018 - 19:52 WIB

Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro)

JAKARTA, iNews.id -  Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah membayarkan klaim kepada nasabah bank yang dicabut izinnya sebesar Rp36,8 miliar sepanjang 2017. Total jumlah rekening yang telah dibayarkan simpanannya mencapai 6.585 rekening.

"Jadi sejak LPS beroperasi tahun 2005, klaim yang telah dibayarkan LPS mencapai Rp984,6 milliar dengan jumlah rekening sebanyak 150.641 rekening," kata Ketua Dewan Komisioner LPS, Halim Alamsyah di Equity Tower, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Sementara itu, selama pembayaran klaim terdapat 1.292 rekening tidak layak bayar. Hal tersebut sebagian besar karena pemilik rekening terkait dengan kredit macet.

Adapun 19 rekening tidak layak bayar karena bunga simpanannya di atas bunga penjaminan LPS. Menurut dia, masyarakat saat ini semakin mengetahui dan memahami ketentuan persyaratan layak bayar dan simpanan yang dijamin.

"Artinya, masyarakat semakin tahu dan paham mengenai ketentuan persyaratan layak bayar dan simpanan yang dijamin," ucapnya.

Kemudian, LPS juga telah melikuidasi Sembilan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang dicabut izin usahanya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kesembilan bank tersebut tersebar di beberapa provinsi dengan yang terbanyak di Jawa Timur sebanyak dua bank.

"DKI Jakarta satu bank, Jawa Timur dua bank, Sumatera Utara satu bank, Riau satu bank, Banten satu bank, Bali satu bank Sumatera Barat satu bank dan Jawa Tengah satu bank," ucapnya.

Hingga kini, LPS telah melakukan likuidasi terhadap 85 bank, yaitu satu bank umum, 79 BPR, dan 5 BPRS. Dari 85 bank yang dilikuidasi tersebut yang telah selesai proses likuidasinya sebanyak 69 bank.


Editor : Ranto Rajagukguk

KOMENTAR