LPS Tak Ubah Tingkat Bunga Penjaminan

Isna Rifka Sri Rahayu · Jumat, 12 Januari 2018 - 17:45 WIB

Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah (kiri) (Foto: iNews.d/Isna)

JAKARTA, iNews.id - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah mengevaluasi dan memutuskan tidak mengubah tingkat bunga penjaminan dalam rupiah dan valuta asing.

Adapun rinciannya, bank umum tingkat bunga simpanan dalam rupiah tetap 5,75 persen dan valas 0,75 persen, sementara pada bank perkreditan rakyat simpanan rupiah tetap 8,25 persen.

"LPS memutuskan tingkat bunga penjaminan ditetapkan tidak mengalami perubahan," kata Ketua Dewan Komisioner LPS, Halim Alamsyah di equity Tower, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Tingkat bunga penjaminan tersebut berlaku untuk periode 16 Januari 2018 sampai 14 Mei 2018. Terdapat beberapa faktor yang dijadikan dasar oleh LPS dalam menentukan tingkat bunga simpanan yaitu dengan melihat kondisi keuangan secara umum, perbankan, dan likuiditas.

"Beberapa faktor yang LPS jadikan dasar dalam menentukan berapa tingkat bunga simpanan itu kami lihat kondisi keuangan secara umum yang kondusif dan stabil, kondisi perbankan, dan likuiditas yang terjaga," ucapnya.

Sesuai dengan ketentuan LPS, apabila suku bunga simpanan yang diperjanjikan antara bank dengan nasabah penyimpan melebihi Tingkat Bunga Penjaminan Simpanan, maka simpanan nasabah menjadi tidak dijamin. Dengan begitu, bank diharuskan untuk memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai Tingkat Bunga Penjaminan Simpanan yang berlaku.

Selain itu, LPS mengimbau agar perbankan lebih memerhatikan ketentuan tingkat bunga penjaminan dalam rangka penghimpunan dana. Menurut dia, dalam menjalankan usaha perbankan seharusnya memerhatikan kondisi likuiditas ke depan.

"Bank diharapkan dapat mematuhi ketentuan pengelolaan likuiditas perekonomian oleh Bank Indonesia, serta pengaturan dan pengawasan perbankan oleh Otoritas Jasa Keuangan," tuturnya.


Editor : Ranto Rajagukguk

KOMENTAR