Sektor Tambang Naik 1 Persen, IHSG Melaju Positif

Ranto Rajagukguk · Rabu, 14 Februari 2018 - 09:20 WIB

Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan pada perdagangan, Rabu (14/2/2018), meski saat premarket indeks sempat meluncur ke zona merah. Saat bel pembukaan perdagagan IHSG menghijau dengan menguat 13,55 poin atau 0,21 persen ke 6.591,72.

Dari 217 saham yang diperdagangkan, 114 di antaranya menguat, 27 melemah dan 76 stagnan. Frekuensi perdagangan tercatat 8.801 kali dengan nilai transaksi Rp128,14 miliar dan 148,31 juta lembar saham diperjualbelikan.

10 sektoral penggerak IHSG hampir seluruhnya menguat, dan dua di antaranya mengalami koreksi. Sektor konsumer memimpin pelemehan dengan turun 0,37 persen atau 10,52 poin diikuti manufaktur turun 0,12 persen atau 1,99 poin.

Kontributor utama yang megerek IHSG ke zona hijau adalah sektor pertambangan yang naik 1,07 persen atau 20,93 poin, dibuntuti infrastruktur naik 0,77 persen atau 8,96 poin, dan aneka industri naik 0,46 persen atau 6,29 poin.

Adapun saham yang masuk daftar top gainers, yaitu PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp70 atau 2,14 persen ke Rp3.340, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik Rp30 atau 1,24 persen ke Rp2.450, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp40 atau 1,69 persen ke Rp2.400 dan PT Timah (Persero) Tbk (TINS) naik Rp55 atau 5,39 persen ke Rp1.075.

Sementara, saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers, yakni PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp200 atau 0,36 persen ke Rp54.725, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) turun Rp25 atau 0,43 persen ke Rp5.725, PT Cowell Development Tbk (COWL) turun Rp10 atau 1,21 persen ke Rp815, dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) turun Rp5 atau 0,69 persen ke Rp715.

Pasar saham Asia diperdagangkan mixed pada awal sesi mencoba mengekor Wall Street, yang mencatat kenaikan ketiga berturut-turut pada sesi terakhir.

Indeks Nikkei 225 berhasil naik 0,38 persen pada awal perdagangan setelah membalikkan kenaikan awal pada sesi terakhir yen menguat.

Sektor manufaktur mencatat kenaikan signifikan di pagi hari, dengan saham berkapitalisasi besar Fanuc Manufacturing naik 1,42 persen. Saham sektor keuangan dan energi juga tercatat menguat di awal sesi.

Data produk domestik bruto kuartal keempat Jepang yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan ekonomi tumbuh pada angka 0,5 persen tahunan, di bawah perkiraan rata-rata 0,9 persen, Reuters melaporkan.

Di Korea Selatan, Indeks Kospi menguat 0,89 persen, dengan sektor teknologi memperluas keuntungan yang terlihat pada sesi terakhir. Saham Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing naik 2,61 persen dan 2,06 persen.

Saham Lotte Corporation turun 5,57 persen setelah Ketua Grup Lotte Shin Dong-bin dijatuhi hukuman dua tahun enam bulan penjara sebagai bagian dari skandal politik di Korea Selatan. Saham Lotte Shopping turun 2,28 persen.

Indeks Down Under, S & P/ASX 200 tergelincir 0,15 persen, dengan sektor keuangan yang menyeret indeks secara luas. Sektor ini turun 0,71 persen di pagi hari karena sebagian besar bank Big Four Australia diperdagangkan lebih rendah. Saham Commonwealth Bank of Australia turun 3 persen dan ANZ melemah 0,54 persen.

Saham lainnya, yakni department store Australia Myer melonjak 3,74 persen setelah ritel tersebut mengumumkan pada hari Rabu bahwa Chief Executive Richard Umbers mengundurkan diri. Pencarian pengganti Umbers telah dimulai segera, Myer mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Pasar saham Vietnam ditutup pada hari Rabu untuk liburan Tahun Baru Imlek.

Sementara, pasar saham mainland China tutup dari 15 Februari hingga 21 Februari. Adapun pasar saham Hong Kong akan ditutup mulai 16 Februari sampai 19 Februari untuk Tahun Baru Imlek.

Pasar regional lainnya, termasuk Korea Selatan, Taiwan dan Singapura, akan tutup lebih awal pekan ini karena tanggal merah.


Editor : Ranto Rajagukguk

KOMENTAR