Sesi I, IHSG Mendatar, Rupiah Menguat

Rahmat Fiansyah · Jumat, 12 Januari 2018 - 11:52 WIB

Ilustrasi (Foto: iNews.id/YUDIS)

JAKARTA, iNews. id – Sempat menembus level 6.400 poin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali turun dan bergerak sideways pada jeda sesi pertama perdagangan, Jumat (12/1/2018). IHSG tercatat naik 0,1 poin atau 0,002 persen di level 6.386,44 poin.

Mengutip data RTI, dari total 439 saham yang diperdagangkan, 157 saham menguat, 150 saham melemah dan 132 saham tidak berubah. Frekuensi perdagangan tercatat 171.016 kali dengan nilai transaksi Rp3,29 triliun dan 8,99 miliar lembar saham diperjualbelikan.

Dari 10 sektoral penggerak IHSG, lima sektor menguat dan lima sektor lainnya melemah. Kenaikan sektor tambang sebesar 19,95 poin (1,14 persen) tidak cukup membawa IHSG menguat signifikan karena penurunan  sejumlah sektor, terutama sektor aneka industri yang tertekan paling dalam dengan penurunan 0,8 persen atau 11,04 poin.

Hampir seluruh saham tambang mendominasi daftar saham top gainers sepanjang paruh pertama perdagangan hari ini. Beberapa diantaranya PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 1,07 persen, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik 1,83 persen, dan PT Medco Energi International Tbk (MEDC) naik 1,86 persen. Saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melambung paling tinggi dengan kenaikan hingga 15,08 persen.

Sementara saham yang masuk dalam top losers yang menjadi pemberat laju IHSG pada jeda sesi pertama adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,88 persen, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) anjlok 4,84 persen, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun 2,3 persen, PT Astra International Tbk (ASII) turun 0,91 persen, dan PT Indosat Tbk (ISAT) turun 3,28 persen.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot menguat. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 36 poin atau 0,27 persen ke Rp13.364 per dolar AS.


Editor : Ranto Rajagukguk

KOMENTAR