Telkomsel Berencana Salurkan Kredit Mikro?

Antara · Rabu, 14 Februari 2018 - 16:24 WIB

Ilustrasi (Foto: Okezone.com)

JAKARTA, iNews.id – PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel), anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (IDX: TLKM), berencana memperluas bisnisnya ke sektor teknologi finansial dengan menyalurkan kredit atau pinjaman lewat platform TCash yang selama ini telah berfungsi sebagai alat pembayaran

Danu Wicaksana, Chief Executive Officer (CEO) TCash yang juga SVP Mobile Financial Service Telkomsel mengatakan, Telkomsel memang berencana untuk memperluas layanan TCash dari sekedar uang elektronik pada tahun ini. Dia juga mengungkapkan, pihaknya sudah mengadakan pembicaraan dengan perbankan.

"Tahun ini pilot (proyek percontohan) pemberian kredit dan asuransi melalui TCash tapi produknya dari perbankan," ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Danu mengatakan, TCash, dalam hal ini akan menyediakan layanan daring untuk penyediaan kredit dari bank. Namun, plafon kredit yang diberikan tidak akan terlalu besar, maksimal Rp10 juta.

Menurut dia, sudah banyak bank yang tertarik untuk kerja sama ini. Namun, dia masih merahasikan entitas bank tersebut. Dia menyebut, ketertarikan bank untuk kerja sama ini tinggi karena bank mendapat keuntungan, dari sisi efisiensi dan kualitas kredit.

Soal efisiensi, bank dapat memangkas biaya operasional untuk memasarkan kreditnya karena T-Cash sudah memiliki basis data pengguna yang besar. Selain itu, dalam analisis kemampuan debitur, bank dapat memanfaatkan data transaksi historis milik pengguna untuk pemberian kredit.

"Kalau dengan Telko digabung datanya, bisa dicek juga tinggalnya di satu titik atau pindah-pindah. Saldo untuk isi pulsa berapa ? Dari situ keliatan layak atau tidak untuk diberi pinjaman," kata dia.

Hingga akhir 2017, Telkomsel TCash memiliki 10 juta pelanggan dengan 30 persen pengguna aktif yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Dengan angka itu, T-Cash menjaga pertumbuhan jumlah nasabah empat kali lipat setiap tahun.

Adapun total transaksi yang dilayani TCash tahun lalu mencapai 60 juta kali. TCash, kata Danu, fokus menggarap bisnis di dua segmentasi utama yaitu gaya hidup (lifestyle) dan mikro.

Danu mengatakan, TCash berkomitmen untuk mendorong transaksi non-tunai. Berbagai layanan yang dimiliki oleh TCash pun tergolong luas yang mencakup pengisian  pulsa telepon, pembelian token listrik, pembayaran berbagai jenis tagihan seperti tagihan air, BPJS, asuransi, dan TV kabel, pembelian voucher game, pembayaran di merchant, dan pengiriman uang melalui fitur P2P (peer to peer). Baru-baru ini, TCash juga melayani pembelian tiket kereta bandara Soekarno-Hatta.


Editor : Rahmat Fiansyah

KOMENTAR