Wall Street Bangkit Setelah Dibuka Melemah

Ranto Rajagukguk · Kamis, 15 Februari 2018 - 07:09 WIB

Ilustrasi (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street berakhir lebih tinggi pada hari Rabu 14 Februari 2018 waktu setempat, mencatat kenaikan empat hari beruntun.

Mengutip Xinhua, Kisah (15/2/2018), Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 253,04 poin atau 1,03 persen menjadi 24.893,49. Indeks S & P 500 meningkat 35,69 poin atau 1,34 persen menjadi 2.698,63. Indeks Nasdaq Composite naik 130,10 poin atau 1,86 persen menjadi 7.143,62.

Untuk perusahaan China yang terdaftar di AS, saham raksasa e-commerce China Alibaba melonjak 4,19 persen menjadi setinggi 186,76 dolar AS, sementara saham perusahaan teknologi China lainnya Baidu melonjak 4,56 persen menjadi ditutup pada 235,89 dolar AS.

Ekuitas AS dibuka melemah pada hari Rabu menyusul rilis laporan inflasi yang lebih kuat dari perkiraan.

Indeks Harga Konsumen (IHK) naik 0,5 persen pada Januari pada penyesuaian musiman, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada hari Rabu. Selama 12 bulan terakhir, indeks barang semua naik 2,1 persen.

Tidak termasuk komponen makanan dan energi yang bervolatilitas, harga konsumen inti naik 0,3 persen pada bulan Januari. Dalam 12 bulan sampai Januari, IHK inti meningkat 1,8 persen.

Analis mengatakan, serangkaian data mengalahkan ekspektasi pasar dan dengan demikian menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi yang melonjak, yang telah mendorong ekuitas AS terjun ke level terendah dua tahun pekan lalu.

Investor khawatir kenaikan inflasi yang kuat membuat Federal Reserve menaikkan suku bunga lebih dari tiga kali di tahun ini.

Ekspektasi pasar untuk langkah kenaikan suku bunga pada bulan Desember sekarang mendekati hampir 62 persen, naik dari 50 persen sehari sebelumnya, menurut alat FedWatch CME.


Editor : Ranto Rajagukguk

KOMENTAR