Hari Valentine, Ini Film yang Bisa Ditonton Para Jomblo

Siska Permata Sari · Selasa, 13 Februari 2018 - 15:20 WIB

Film berjudul Once layak ditonton menemani Anda yang jomblo di hari Valentine. (Foto: Pinterest)

JAKARTA, iNews.id - Tinggal menghitung jam lagi, hari Valentine tiba. Hari paling romantis di bulan Februari yang jatuh setiap tanggal 14 tersebut dijadikan ikon sebagai hari kasih sayang terhadap kekasih.

Secara tak langsung, stereotip mengatakan jika hari Valentine ini khusus dirayakan bagi mereka yang sedang memadu kasih. Baik itu dengan pacar, maupun pasangan suami atau istri.

Tetapi tidak juga kok, para lajang juga bisa menikmati hari Valentine. Meski bukan dengan dinner bersama pasangan atau pergi ke bioskop berdua, Anda tetap bisa menghadapi hari Valentine dengan riang gembira.

Misalnya saja, dengan menonton film-film drama romantis yang bukan cuma menampilkan keromantisan belaka, tetapi juga perenungan hidup yang dalam. Nah, film apa saja sih yang cocok bagi para lajang? Berikut daftarnya seperti dirangkum iNews.id, Selasa (13/2/2018).

 

500 Days of Summer (2009)

Film garapan Marc Webb satu ini benar-benar membuat baper kawula muda dengan mengangkat tema friendzone, sebelum istilah friendzone terkenal di publik. 500 Days of Summer mengisahkan tentang Tom yang  mengingat kembali masa-masa selama 500 hari kebersamaannya dengan Summer, gadis yang dia pikir akan menghabiskan sisa hidup dengannya.

Namun, di lain pihak, Summer tidak percaya pada sebuah hubungan, pacaran, dan pernikahan. Di film yang dibintangi oleh Joseph Gordon-Levitt, Zooey Deschanel ini, Anda akan belajar jika jodoh itu datangnya sangat misterius.

 

Her (2013)

Ini adalah salah satu film terbaik yang pernah meraih penghargaan Academy Award dan Golden Globe untuk naskah serta skenario terbaik. Menggabungkan kesendirian, kata-kata penuh makna, drama hubungan percintaan, dan teknologi masa depan yang perlahan kita rasakan.

Film garapan Spike Jonze ini mengisahkan kisah tak mainstream tentang Theodore Twombly, seorang pria yang memiliki hubungan perasaan dengan Samantha, sebuah sistem operasi komputer cerdas yang dipersonifikasikan melalui suara wanita.

 

Seperti ramalan, film ini apik menggambar masa depan terkait hubungan antar manusia dengan teknologi canggih. Her, dibintangi oleh  Joaquin Phoenix sebagai Theodore dan pengisi suara Samantha, Scarlett Johansson.

 

Lost In Translation (2003)

Lost in Translation merupakan sebuah film Amerika Serikat yang dirilis pada tahun 2003. Film yang disutradarai oleh Sofia Coppola ini mengisahkan tentang seorang aktor Amerika Bob yang berada di Tokyo untuk sebuah film iklan.

Ia kemudian bertemu Charlotte di kota itu. Meski baru menikah, Charlotte kerap ditinggalkan suaminya yang berprofesi sebagai fotografer. Secara perlahan, keduanya menemukan kecocokan dalam satu sama lain. Film yang pernah meraih penghargaan Academy Award untuk naskah terbaik ini juga dibintangi Bill Murray dan Scarlett Johansson.

 

Once (2007)

Jika Anda suka musik, film ini menjadi pilihan tepat sebab Once memang menggabungkan antara drama romantis dan musikal dengan kemasan gaya dokumenter. Film garapan John Carney ini dibintangi Glen Hansard dan Markéta Irglová sebagai dua musisi yang sedang berjuang di Dublin, Irlandia.

Dua musisi yang sama-sama memiliki karakter khas tersebut rupanya memang bergabung dalam duo bernama Swell Season yang sekaligus mengisi soundtrack Once.

 

Lady Bird (2017)

Lady Bird adalah film drama independen komedi Amerika Serikat tahun 2017 yang disutradarai oleh Greta Gerwig dan diproduseri oleh Scott Rudin, Eli Bush dan Evelyn O'Neil. Dibintangi oleh Saoirse Ronan dan Timothée Chalamet, film ini mengisahkan tentang seorang remaja perempuan bernama Christine yang tidak harmonis dengan orang tuanya, terutama sang ibu.

Film baru ini mengajarkan bahwa menjadi lajang itu bukan masalah. Drama ibu dan anak ini juga memberi kesan menyentuh bahwa meski bagaimana pun cara orang tua mendidik, di dalam lubuk hatinya, merekalah orang yang paling mencintai Anda.

 

Selamat menonton!


Editor : Nanang Wijayanto

KOMENTAR