Moms, Ini Pentingnya Imunisasi Difteri bagi Anak

Siska Permata Sari · Jumat, 12 Januari 2018 - 18:13 WIB

Pemerintah menekankan pentingnya imunisasi difteri. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Sebagai seorang ibu, pasti Anda tidak ingin jika anak Anda menderita sakit. Apalagi sekarang ini marak penyakit-penyakit berbahaya yang rentan menyerang anak-anak. Salah satunya saja difteri.

Tahun 2017 saja, Indonesia dihebohkan dengan penyakit difteri yang mewabah di sejumlah wilayah. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, ada sebanyak 954 kasus difteri di Indonesia pada 2017. Bahkan, 44 di antaranya meninggal dunia.

Meski cenderung menurun di awal tahun ini, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan tetap mewanti-wanti pentingnya imunisasi difteri bagi anak. Imunisasi sendiri merupakan salah satu metode pencegahan terhadap penyakit menular difteri. Salah satunya adalah melalui Outbreak Response Immunization (ORI) yang dilaksanakan jika ditemukan penderita difteri oleh Puskesmas.

Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan, ORI telah dilaksanakan di 170 kabupaten/kota di 30 provinsi dan dilanjutkan di 85 kabupaten/kota lain yang dilakukan secara bertahap. Dimulai dari 12 kab/kota di bulan Desember 2017 dan dilanjutkan di 73 kab/kota di tahun 2018.

"Si kuman atau bakteri ini, dia anti gen, seperti musuh, kita membutuhkan tentara untuk menghantam musuhnya," kata Menkes Nila Moeloek beranalogi dalam Forum Merdeka Barat 9 di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Dalam vaksinasi tersebut, sambung dia, ada yang namanya antibodi untuk menjaga tubuh dari serangan penyakit tertentu, seperti difteri.

"Ini yang tidak ada pada pengobatan herbal atau ASI," imbuhnya.

Namun, imunisasi bagi anak tak jarang menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua karena timbulnya reaksi seperti demam atau pegal-pegal.

"Kalau kemeng dan panas adalah reaksi wajar dari vaksinasi,” tuturnya.


Editor : Nanang Wijayanto

KOMENTAR