Selain Persahabatan, Meet Me After Sunset Usung Kisah Cinta Tak Biasa

Siska Permata Sari · Kamis, 11 Januari 2018 - 14:05 WIB

Pemain meet Me After Sunset diperankan (Foto: iNews.id/Siska Permata Sari)

JAKARTA, iNews.id - Sebuah kisah drama percintaan remaja dengan kemasan berbeda akan disuguhkan lewat film Meet Me After Sunset. Film garapan sutradara Danial Rifki ini akan tayang di bioskop pada Februari 2018.

Danial mengatakan, film ini menceritakan seorang perempuan muda bernama Gadis yang hanya bisa ditemui setelah senja. Gadis bersahabat dengan sosok lelaki berkepribadian cool bernama Bagas dan bertemu dengan sosok baru bernama Vino.

Ada tiga pemeran utama dalam film ini. Di antaranya Billy Davidson sebagai Bagas, Agatha Chelsea sebagai Gadis, dan Maxime Bouttier sebagai Vino.

"Gadis ini unik karena cuma bisa ditemui after sunset. Jadi, bagaimana mereka bertiga menjalin kisah cinta dengan Gadis yang hanya bisa ditemui setelah langit sudah gelap," kata Danial kepada iNews.id di acara “Meet and Greet Film Meet Me After Sunset”, di SMAN 46, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018).

Ada satu hal yang menyebabkan Gadis cuma bisa ditemui setelah matahari tenggelam. Namun, sang sutradara enggan membeberkan alasannya. "Ini masih misteri, makanya ditonton saja nanti," ucapnya.

Ia menjelaskan, film Meet Me After Sunset ini lebih menyuguhkan kisah percintaan remaja yang berbeda. Selain percintaan, ada pula unsur persahabatan dan pesan moral di balik kisah cinta remaja tersebut.

Pemeran utama Agatha Chelsea mengungkapkan, dirinya dengan sosok Gadis memiliki sedikit kemiripan.

"Gadis ini tipe perempuan yang fokus pada mimpinya. Ia berbeda dari remaja perempuan sekarang yang sekolah, hang out, ngumpul sama teman-teman. Kalau Gadis memiliki planning ke depan di tengah keterbatasan dia," kata Chelsea.

Sementara itu, produser yang turut hadir Miftha Syafrian Yahya mengatakan, film Meet Me After Sunset Pictures bukan sekadar kisah cinta remaja tak biasa.

"Tapi pesan moralnya juga tinggi. Bagaimana seseorang yang hanya bisa menjalani kehidupan satu waktu, yakni malam hari, bisa mengejar mimpinya," jelasnya. Rencananya, film produksi MNC Pictures ini akan dirilis pada 22 Februari 2018.


Editor : Tuty Ocktaviany

KOMENTAR