5 Hari Pasca-Tanah Longsor di California, 19 Orang Tewas dan 5 Hilang

Anton Suhartono · Minggu, 14 Januari 2018 - 13:12 WIB

Tim penyelamat mencari korban yang terjebak atau terkubur di tanah longsor di California (Foto: AFP)

SANTA BARBARA, iNews.id – Korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor di California selatan, Amerika Serikat, bertambah menjadi 19 orang. Selain itu lima orang masih dinyatakan hilang.

“Tim penyelamat masih mencari para korban yang terjebak di puing-puing bangunan. Kondisi di lokasi bencana yang tidak stabil menjadi ancaman bagi warga dan tim," demikian keterangan Pemerintah Kota Santa Barbara, melalui website-nya, dikutip dari AFP, Minggu (14/1/2018).

Tak hanya itu, beberapa daerah masih terisolasi karena rute menuju ke lokasi itu tertutup tanah yang longsor, bebatuan, dan pohon, akibat banjir bandang.

Hujan deras yang turun pada Selasa lalu, setelah 10 bulan daerah itu dilanda kekeringan, menyebabkan banjir bandang yang menyisakan lumpur dan puing di lembah Montecito.

Sementara itu, 64 bangunan rumah dilaporkan hancur dan 462 lainnya rusak berat. Rumah atau properti yang hancur termasuk milik ratu talk show Oprah Winfrey dan beberapa artis lainnya.

Banjir dan tanah longsor ini disebabkan kebakaran hutan yang berlangsung pada November hingga Desember lalu. Pepohonan ludes sehingga kawasan itu menjadi gundul dan kering kerontang. Saat hujan deras turun, air tak terserap dengan baik sehingga menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor.


Editor : Anton Suhartono

KOMENTAR