5 Kasus Penembakan Paling Mematikan di Sekolah AS

Nathania Riris Michico · Kamis, 15 Februari 2018 - 13:20 WIB

Tanda dan bendera nasional AS di dekat SD Sandy Hook. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Penembakan massal di sekolah dan perguruan tinggi di Amerika Serikat (AS) terus meningkat selama beberapa tahun terakhir. Berdasarkan penelusuran iNews.id, penembakan di SMA Marjory Stoneman Douglas, Parkland, Florida, Rabu 14 Februari 2018, merupakan penembakan mematikan ketiga dalam sejarah AS modern.

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi penembakan fatal ke-25 di sekolah dasar, sekolah menengah, dan perguruan tinggi AS sejak peristiwa di kampus Columbine pada 1999.

Dilansir CNN, inilah lima kasus penembakan paling mematikan yang terjadi di institusi pendidikan di AS:

1. SD Sandy Hook Elementary, 27 Orang Tewas

Penembakan paling mematikan di AS terjadi di SD Sandy Hook, Newtown, Connecticut, pada 14 Desember 2012. Pelaku, Adam Lanza (20), menembak mati 20 siswa, enam orang yang kebetulan berada di lokasi, serta seorang staf sekolah.

Setelah menembak para korban, Lanza bunuh diri dengan menembak kepalanya. Berdasarkan penyelidikan, sebelum pergi ke SD Sandy Hook, Lanza diketahui membunuh ibunya, Nancy Lanza. Ibu Adam ditemukan di rumahnya dengan luka tembak.

2. SMA Marjory Stoneman Douglas, 17 Orang Tewas

Penembakan yang terjadi di SMA Marjory Stoneman Douglas, Parkland, Florida, Rabu 14 Februari, merupakan salah satu penyerangan paling brutal di AS. Peristiwa ini menyebabkan 17 orang tewas dan 15 lainnya luka.

Tersangka penembakan, Nikolas Cruz (19), diketahui pernah dikeluarkan dari sekolah itu karena alasan kedisiplinan. Menurut polisi, dia membawa senapan AR-15 dan memiliki magasin yang tak terhitung jumlahnya. Halaman Instagram milik Cruz juga menunjukkan beberapa gambar senjata dan pisau.

Seorang siswa di lokasi mengatakan, pihak sekolah, termasuk guru, sebenarnya sudah mendapati tanda-tanda pelaku akan menyerang. Namun, pejabat kepolisian setempat, Robert Runcie, menyebut, dia tidak mengetahui peringatan spesifik yang diterima sekolah mengenai penembak tersebut.

3. University of Texas, 14 Orang Tewas

Pada 1 Agustus 1966, Charles Whitman, mahasiswa jurusan teknik Universitas Texas, Austin, naik ke menara jam sekolah dan melepaskan tembakan. Whitman, merupakan mantan anggota Marinir, sebelumnya telah membunuh ibu dan istrinya.

Dia kemudian menembak 14 orang dan melukai 31 lainnya sebelum ditembak polisi. Whitman menembaki orang-orang selama lebih dari 1 jam.

4. SMA Columbine, 13 Orang Tewas

Dua remaja pria berusia 17 tahun, Eric Harris dan Dylan Klebold, membunuh 12 siswa dan seorang guru di SMA Columbine, Littleton, Colorado, pada 20 April 1999. Dia menembak mati 13 orang sebelum melakukan bunuh diri di perpustakaan sekolah.

Peristiwa ini menjadi tragedi paling kelam di sekolah menengah di AS, sebelum kejadian di Florida.

5. SMA Red Lake, 9 Orang Tewas

Pada 21 Maret 2015, Jeff Weise, yang baru berusia 16 tahun, membunuh kakeknya, lima siswa, guru dan petugas keamanan di SMA Red Lake, Minnesota. Akibat penembakan ini, sembilan orang tewas.

Setelah melepaskan tembakan secara brutal, Weise kemudian bunuh diri.


Editor : Anton Suhartono

KOMENTAR