8 Hari Pascatabrakan dan Terbakar, Kapal Tanker Iran Tenggelam

Anton Suhartono · Minggu, 14 Januari 2018 - 17:17 WIB

Kapal tanker Iran, Sanchi, terbakar setelah bertabrakan dengan kapal kargo China pada 6 Januari 2018 (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.id - Kapal tanker Iran, Sanchi, yang bertabrakan dengan kapal kargo pengangkut gandum asal China, CF Crystal, di Laut China Timur pada 6 Januari lalu, tenggelam, Minggu (14/1/2018). Demikian dilaporkan Reuters.

Setelah tabrakan, kapal yang mengangkut minyak hampir 1 juta barrel untuk dikirim ke Korea Selatan itu meledak dan terbakar. Bahkan, kebakaran masih berlangsung sampai kapal tenggelam.

Baca Juga:

Pemadaman Api Kapal Tanker Iran Dihentikan akibat Ledakan

Pencarian Kru Kapal Tanker Iran, 1 Orang Ditemukan Tewas

Akibat kecelakaan ini, 32 kru kapal tanker Sanchi hilang. Tiga di antaranya ditemukan dalam kondisi tewas, baik terapung dan di kapal yang terbakar. Sedangkan keberadaan 29 kru lainnya masih misterius. Dua dari total kru merupakan warga Bangladesh dan sisanya berasal dari Iran.

Pada Rabu lalu, pemadaman kapal dan pencarian kru di lokasi sempat dihentikan akibat ledakan keras beberapa kali. Ledakan terjadi setelah tim penyelamat menyemprotkan foam untuk menjinakkan api.

Selain di lokasi kapal, pencaraian kru juga dilakukan di area seluas 3.100 kilometer persegi. Ada kemungkinan mereka menyelamatkan diri saat tabrakan dan terbawa arus laut. Puluhan kapal dan pesawat dari berbagai negara, termasuk pesawat pengintai Amerika Serikat, turut membantu pencarian, namun sampai saat ini belum ada hasil.

Sanchi dioperasikan oleh perusahaan pengapalan minyak Iran, National Iranian Tanker, mengangkut 136.000 ton kondensat atau minyak berkualitas tinggi. Nilai minyak yang diangkut itu mencapai USD60 juta atau sekitar Rp800 miliar.


Editor : Anton Suhartono

KOMENTAR