Antisipasi Penjarahan, Lokasi Kebakaran Pasar Rawa Kalong Dijaga Ketat

Didit Junaidi · Sabtu, 13 Januari 2018 - 20:48 WIB

Kondisi pasar Rawa Kalong pascakebakaran Jumat 12 Januari malam. (Foto:iNews.id/Didit Junaidi)

BEKASI,iNews.id – Aktivitas pasar Rawa Kalong, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi lumpuh pascakebakaran yang meluluhlantahkan 115 kios pedagang pada Jumat 12 Januari malam. Kegiatan jual-beli yang biasa mewarnai pasar tradisional tersebut terhenti. Tidak ada satu pun pedagang berjualan.

Sehari usai kebakaran, para pedagang memilih berusaha mencari sisa-sisa barang dagangannya, meski hampir semua sudah menjadi arang. Sementara itu, petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bekasi juga tampak masih mengguyurkan air di sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap.

Sabtu (13/1/2018) sore, petugas kepolisian berjaga-jaga di lokasi terbakarnya ratusan kios. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi aksi penjarahan oleh warga. Polisi juga memasang police line.

Wakapolres Metro Bekasi AKBP Lutfi Sulistyawan mengatakan, dalam mengamankan pasar, polisi menerjunkan 40 personel gabungan dari Polres Bekasi dan Polsek Tambun.

“Kita semuakan tidak ingin terjadi ada aksi yang memanfaatkan situasi panik para pedagang,” kata Lutfi di lokasi kebakaran, Sabtu (13/1/2018).

Menurut dia, dari pemeriksaan beberapa saksi di lokasi kebakaran, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Tetapi untuk memastikan hal itu, Polres Bekasi meminta bantuan Labfor Mabes Polri untuk menyelidiki lebih lanjut. “Masih kita dalami penyebab kebakaran,” ucap dia.

Beberapa pedagang mengaku masih tidak percaya kiosnya terbakar. Salah seorang pedagang, Idim Dumyati mengatakan, saat kebakaran dirinya sedang berada di rumah. Dia terkejut ketika mendapat laporan pedagang lain bahwa lima kios miliknya ludes terbakar. “Saya langsung ke pasar, tetapi pas mau selametin barang-barang, api sudah membesar,” kata Idim.


Editor : Khoiril Tri Hatnanto

KOMENTAR