DPR-Pemerintah Sepakat Cari Jalan Keluar terkait RUU Penyiaran

Sindonews.com · Selasa, 13 Februari 2018 - 23:18 WIB

Ketua DPR Bambang Soesatyo. (Foto: Koran SINDO/ DOK)

JAKARTA, iNews.id - DPR dan pemerintah sepakat menggunakan sistem Hybrid Multiplexing dalam RUU Penyiaran. Hal ini menjadi pembahasan dalam pertemuan informal yang diadakan Ketua DPR Bambang Soesatyo bersama Menkominfo Rudiantara dan pimpinan fraksi di DPR.

Pria yang akrab disapa Bamsoet itu mengatakan, pemerintah dan DPR harus mencari jalan keluar atas berlarut-larutnya pembahasan RUU Penyiaran tersebut. Dalam pembahasan sebelumnya masih terhambat pembahasan antara penggunaan sistem Single Mux dan Multi Mux.  

"Saya kira kita perlu mencari jalan keluarnya, sehingga RUU Penyiaran bisa segera diselesaikan dengan bijaksana," kata Bamsoet di pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Ketua DPR, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Setelah melalui berbagai pertimbangan dan pembahasan, DPR dan pemerintah yang diwakili Menkominfo Rudiantara sepakat mencari jalan tengah dengan penggunaan Sistem Hybrid Multiplexing. Sistem Hybrid Multiplexing merupakan campuran antara sistem Single Mux dan Multi Mux.

Menurut Bamsoet, dengan sistem ini, berbagai kebaikan yang ada di sistem Single Mux dan Multi Mux akan diambil dan dikombinasi. Dengan demikian, dia berharap bisa memenuhi rasa keadilan bagi semua pihak, negara maupun para pelaku usaha industri penyiaran.

Dalam kesempatan yang sama Bamsoet mengemukakan RUU Penyiaran sebagai inisiatif DPR akan dibahas pada masa sidang berikutnya. Hal ini mengingat besok sudah penutupan masa sidang DPR.

"Insya Allah sudah tidak ada pembahasan yang terlalu rumit. Dengan menjalin komunikasi secara rutin, semua bisa diselesaikan dan dicari jalan keluarnya," tutup Bamsoet.

Menkominfo Rudiantara menyambut baik adanya usulan Sistem Hybrid Multiplexing. Dirinya berharap agar RUU Penyiaran segera bisa diselesaikan.


Editor : Azhar Azis

KOMENTAR