Gempa Bumi di Peru Tewaskan 2 Orang, 17 Pekerja Tambang Hilang

Anton Suhartono · Minggu, 14 Januari 2018 - 21:20 WIB

Gempa bumi 7,3 SR di Peru (USGS)

LIMA, iNews.id – Gempa bumi yang terjadi di selatan Peru, Minggu (14/1/2018) pagi,  sejauh ini menewaskan dua orang. Selain itu, 17 orang yang berkerja di pertambangan ilegal dilaporkan hilang. Gempa juga menyebabkan puluhan orang luka.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan, awalnya gempa yang terjadi pada pukul 04.18 waktu setempat itu berkekuatan 7,3 SR. Namun laporan terbaru menyebutkan kekuatannya 7,1 SR dengan kedalaman 36 kilometer. Titik pusatnya berada di Laut Pasifik sekitar 44 km dari Kota Acari.

Baca Juga: Gempa 7,3 SR Peru Robohkan Rumah dan Rusak Jalan, 20 Orang Luka

Gubernur Arequipa Yamila Osorio, melalui akun Twitter, mengatakan korban tewas pertama yang dilaporkan adalah pria berusia 55 tahun asal Kota Yauca. Dia tewas karena tertimpa batu.

Lalu, Kepala Institut Pertahanan Sipil Peru, Jorge Chavez, melaporkan korban tewas kedua yakni berasal dari Kota Bella Union.

"Ada beberapa rumah yang rusak dan jumlah korban luka masih akan terus betambah," kata Chavez, dikutip dari Reuters.

Kementerian Kesehatan Peru menyatakan, 17 orang hilang di pertambangan ilegal di Kota Chala. Tambang itu runtuh begitu gempa mengguncang dan para pekerja terjebak di dalamnya.

Peru sebenarnya negara yang langganan diguncang gempa, namun bangunan di negara itu masih banyak yang dibuat menggunakan material padat yang membahayakan.

Salah satu gempa terbesar terjadi pada 2007 lalu menewaskan ratusan orang di wilayah Ica.


Editor : Anton Suhartono

KOMENTAR