Imigrasi Jakarta Barat Buka Layanan Paspor Sabtu-Minggu

Zen Teguh · Minggu, 14 Januari 2018 - 09:03 WIB

Dirlantas Keimigrasian Direktorat Imigrasi Cucu Koswala. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Kantor Imigrasi Jakarta Barat menambah jam layanan pembuatan paspor pada Sabtu dan Minggu setiap pekannya. Kebijakan ini untuk membantu masyarakat yang tidak sempat mengurus dokumen keimigrasian pada hari-hari kerja.

Dirlantas Keimigrasian Direktorat Imigrasi Cucu Koswala menjelaskan, tujuan dilaksanakannya pelayanan paspor simpatik akhir pekan ini adalah untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. "Kita tahu masyarakat yang tidak sempat mengajukan pembuatan atau perpanjangan paspor pada hari kerja Senin-Jumat karena sibuk dengan urusannya di kantor, berdagang, pelajar, mahasiswa. Itukan sulit sekali bagi mereka meninggalkan tempat atau izin kantornya," ujarnya, Sabtu (13/1/2018).

Pihaknya sangat memahami kebutuhan masyarakat karena itulah mengakomodasinya dalam pelayanan ini. "Mereka bisa memanfaatkan layanan ini. Kita juga memahami kebutuhan dari masyarakat. Kita lakukan rutin Sabtu-Minggu," katanya.

Mantan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan ini mengakui, sejak program pelayanan ini dibuka pada pertengahan Desember 2017, minat pemohon paspor sangat tinggi. "Terbukti hari ini ada 200 pemohon yang daftar di Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Jadi cukup tinggi," katanya.

Dia menambahkan, tingginya animo masyarakat yang ingin membuat paspor pada akhir pekan akan menjadi pertimbangan pihaknya apakah program ini akan terus dilaksanakan atau sebaliknya. "Kita mencoba mengakomodasi keinginan para pemohon paspor yang jumlahnya cukup tinggi. Meningkat dari tahun ke tahun, tapi tentunya juga melihat kesiapan dari para petugas, termasuk hari libur mereka," ucapnya.

Kepala Kantor Imigrasi Khusus Kelas I Jakarta Barat Abdul Rachman mengatakan, jumlah pemohon paspor cukup banyak melebihi kuota yang disediakan. Untuk melayani mereka, pihaknya kemudian menambah kuota.

"Tadikan kuota untuk100 pemohon tapi karena pemohon yang datang membeludak, kita tambah menjadi 200. Program ini rencananya sampai 21 Januari, nanti kita lihat perkembangan kalau bagus kita lanjutkan lagi sesuai instruksi pimpinan," ucapnya.


Editor : Achmad Syukron Fadillah

KOMENTAR