Penembakan di Sekolah AS Tewaskan 17 Orang, Ini Kata Donald Trump

Nathania Riris Michico · Kamis, 15 Februari 2018 - 09:56 WIB

Presiden AS Donald Trump (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump angkat bicara terkait penembakan di SMA Marjory Stoneman Douglas, Parkland, Florida, yang menewaskan 17 orang. Trump mengungkapkan rasa belasungkawanya kepada para keluarga korban.

"Doa dan belansungkawa bagi para keluarga dan korban aksi penembakan brutal di Florida. Tidak ada anak-anak, guru, atau orang lain yang seharusnya merasa tidak aman di sekolah Amerika," cuit Trump, melalui akun Twitter-nya, seperti dilansir AFP, Kamis (15/2/2018).

Lebih lanjut Trup mengatakan, dia sudah berhubungan dengan Gubernur Florida Rick Scott untuk melakukan upaya lebih lanjut.

"Kami terus berkerja sama dengan penegak hukum terkait penembakan yang menakutkan di sekolah Florida ini," kata Trump.

Baca Juga: Pelaku Penembakan di SMA AS Pernah Dikeluarkan dari Sekolah

Pihak sekolah juga menyayangkan peristiwa penembakan ini.

"Sangat jelas bahwa kita mengecewakan anak-anak kita di sini. Saya tidak mengatakan solusinya adalah satu atau lain hal, tapi hal seperti yang terjadi di sini tidak terjadi di negara lain," kata guru yang membantu melindungi siswa saat penembakan terjadi, Falkowski.

Sejak pembantaian pada Desember 1996 di SD Sandy Hook di Newtown, Connecticut, di mana 20 anak dan enam orang dewasa ditembak mati, prosedur peringatan dan latihan darurat di sekolah-sekolah AS telah dilakukan berulang kali.

Baca Juga: Begini Pelaku Beraksi Memembaki Siswa dan Guru SMA di Florida AS

Tapi, sejak Januari 2013, setidaknya 291 kasus penembakan terjadi di seluruh AS atau rata-rata sekali dalam sepekan.

Seperti diketahui, sebanyak 17 orang tewas dalam penembakan di SMA Marjory Stoneman Douglas di Florida, Amerika Serikat, Rabu 14 Februari 2018 waktu setempat atau Kamis (15/2/2018) pagi WIB.

Pelaku teridentifikasi sebagai Nikolas Cruz, yang dikeluarkan dari SMA itu karena alasan ketidakdisipilinan.

Baca Juga: Penembakan di Sekolah AS, 17 Orang Tewas


Editor : Anton Suhartono

KOMENTAR