Sosok Pelaku Penembakan Sekolah AS, Pembuat Onar dan Penggemar Senjata

Anton Suhartono · Kamis, 15 Februari 2018 - 14:07 WIB

Pria diduga Nikolas Cruz saat ditangkap polisi (Foto: WPTV-5)

PARKLAND, iNews.id – Para guru dan siswa SMA Marjory Stoneman Douglas di Parkland, Florida, Amerika Serikat (AS) sudah menduga sebelumnya, Nikolas Cruz, akan menyerang sekolah.

Tapi, apa yang dilakukannya dengan menembaki orang hingga menyebabkan 17 siswa dan guru tewas, benar-benar di luar perkiraan, sangat brutal.

Pria berusia 19 tahun itu dikeluarkan dari sekolah karena tidak disiplin. Saat masih bersekolah sampai dikeluarkan, Cruz beberapa kali membuat onar. Dia juga pernah mengancam para siswa.

Lahir pada September 1988, Cruz juga dikenal sebagai penggemar senjata api. Saat bersekolah, dia pernah bergabung dengan program Junior ROTC, semacam pelatihan kemiliteran untuk siswa sekolah.

Hal ini pun diakui Pentagon.

Sheriff Broward County Steve Israel mengatakan, status-status Cruz di akun media sosialnya sangat mengganggu, meski dia tak menyebutkan isinya. Akun Instagram pelaku sudah di-suspend. Kepolisian juga belum merilis foto dari pelaku.

Guru matematika Jim Gard mengatakan, mantan murinya itu kerap membuat masalah. Para siswi sekolah mengeluhkan perilaku Cruz terhadap perempuan.

“Dia punya masalah dengan para perempuan,” ujarnya, kepada The Miami Herald.

Sementara itu seorang temannya mengatakan, Cruz merupakan penggemar senjata api. Di sekolah dia kerap bercerita tentang senjata miliknya yang disimpan di rumah.

“Dia menembak karena berpikir senjata itu untuknya. Saya rasa, dia merasa gembira (jika menembakkan senjata),” kata seorang teman Cruz, kepada televisi WSVN-7.

Siswa lainnya, Nicholas Coke, menyebut Cruz sebagai orang yang kesepian. Setelah dikeluarkan dari sekolah dan ibunya meninggal, dia pindah ke Florida utara.

“Dia punya banyak masalah,” kata Coke, seraya menceritakan kejadian Cruz pernah menendang jendela.

Pelajar lainnya mengatakan kepada stasiun televisi WJXT, saat mendengar suara tembakan para siswa sudah bisa menebak bahwa pelakunya adalah Cruz. 

“Sejujurnya, banyak orang mengatakan itu pasti dia,” kata pelajar yang menolak menyebutkan identitasnya itu.

Bahkan, lanjut dia, Cruz sudah mengetahui seluk beluk sekolah dan punya pengalaman dari latihan penanganan kebakaran.

“Dia mengenali desain sekolah, dia tahu akan kemana orang lari, seperti saat ini. Dia pernah ikut dalam latihan kebakaran, dia sudah menyiapkan semuanya untuk aksinya ini,” ujarnya.


Editor : Anton Suhartono

KOMENTAR