Terlibat Tawuran di Kembangan, Lima Pelajar Dijatuhi Diversi

Miftahul Ghani · Sabtu, 13 Januari 2018 - 18:40 WIB

Polisi mengamankan senjata tajam yang digunakan pelajar untuk tawuran (Foto:iNews)

JAKARTA,iNews.id – Polsek Kembangan Jakarta Barat mengamankan pelajar yang terlibat tawuran di Jalan Arjuna, Kembangan pada Rabu 10 Januari. Lima pelajar RA, MA, MD, RS, dan FF ditangkap beserta barang buktu senjata tajam berupa pedang, parang, dan gergaji.

Kapolsek Kembangan Kompol Supriadi mengatakan, barang bukti tersebut merupakan milik kelima pelaku dan dua pelaku lain yang saat ini masih buron.

“Total pelaku tawuran yang diamankan ada sebelas, tetapi hasil pemeriksaan yang terlibat pembacokan ada tujuh. Lima ditangkap, dua DPO (daftar pencarian orang),” kata Supriadi di Mapolsek Kembangan, Sabtu (13/1/2018).

Menurut dia, tiga sekolah di Jakarta Barat, yakni SMA Muhammadiyah Slipi, SMA Negeri 57 Kedoya, dan SMK YMIK Joglo terlibat tawuran pada 10 Januari, sekitar pukul 20.30 WIB. Pemicu tawuran lantaran saling ejek di media sosial Instagram. “Kemudian mereka janjian tawuran di Jalan Arjuna,” ujar dia.

Akibat tawuran tersebut, seorang pelajar SMK YMIK Joglo, Jakarta Barat berinisial ML mengalami tujuh luka bacokan di bagian tubuhnya. Hingga kini, korban masih dalam perawatan di rumah sakit.

Kelima pelajar yang ditangkap tersebut terjerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman tujuh tahun penjara. Namun, lantaran masih di bawah umur semua, para pelaku tidak dipidana.

“Pelaku yang diamankan lima anak, tetapi kami tidak berikan pidana bagi mereka karena masih di bawah umur. Jadi kami berikan diversi,” ujar Kapolsek.

Diversi adalah pengalihan pidana atau menyelesaikan kasus  tanpa langkah hukum pidana. Supriadi mengatakan, polisi akan mengembalikan sanksi ke sekolah.

“Kami akan mempertemukan kedua belah pihak, sekolah dan pelaku tawuran untuk proses diversi,” kata Supriadi.


Editor : Khoiril Tri Hatnanto

KOMENTAR