Penampakan Mobil Angkutan Autonomous Toyota

Riyandy Aristyo · Selasa, 09 Januari 2018 - 20:10 WIB

Mobil Angkutan Autonomous Toyota (Foto: Toyota)

LAS VEGAS, iNews.id - Toyota kembali memperkenalkan kendaraaan swakemudi kepada pelangan dalam event Consumer Electronic Show (CES) yang diselenggarakan di Las Vegas. Di ajang itu, Toyota sekaligus mengumumkan kerja sama dengan Amazon, Uber sampai Pizza Hut dalam mengembangkan Electric Vehicle (EV) tanpa awak (Autonomous).

Dilansir dari situs Nbcnews, Selasa (9/1/2018), kendaraan ini rencananya tidak menggunakan kaca depan dan memiliki kursi yang tetap. Kendaraan ini memang didesain untuk mobil pembawa penumpang, truk pengiriman paket, bahkan kendaraan pabrik serta hotel. Kendaraan yang diberi nama e-Palette ini, rencananya diresmikan saat gelaran Olimpiade Tokyo tahun 2020.



Presiden Toyota Akio Toyoda mengatakan, pesaingnya saat ini bukanlah perusahaan pembuat mobil. Namun, pesaingnya adalah perusahaan seperti Google, Apple, dan Facebook.

“Tujuan saya adalah mengubah Toyota dari perusahaan mobil menjadi mobilitas,” ujar Toyoda, dalam konferensi pada acara CES 2018.

Dalam pergelaran tersebut, Toyota juga menampilkan dua video tentang skenario penggunaan e-Palette Amazone. Pada video pertama, menceritakan delivery truk e-Palette yang berhenti di depan rumah konsumen dan mengeluarkan robot kecil yang mengantarkan barang ke depan pintu pelanggan.

Sedangkan dalam video kedua, ada seorang pelanggan mencoba membeli sepatu secara online, kemudian robot kecil e-Palette tersebut terlihat mendatangi rumah si konsumen dan menawarkan beberapa model sepatu beserta ukurannya. Setelah dicoba, pelanggan membayarnya melalui aplikasi.

“Ini semacam asisten pribadi di atas roda yang mampu mengantisipasi kebutuhan Anda melalui kecerdasan buatan dengan teknologi prediktif,” ujar Toyoda.

Sekadar informasi, e-Palette merupakan kendaraan berbentuk box (kotak) sebesar minivan, yang berukuran sepanjang 23 kaki. Mobil ini memiliki ukuran lebih besar dari Taxi swa-kemudi yang sedang diuji coba oleh Alphabet spin-off Waymo. Namun, lebih kecil ketimbang kendaraan swakemudi berjenis semi-truk yang sedang dikerjakan Uber.

Di lain pihak, kemitraan dengan Amazon melalui Tim Collins, kabarnya sedang mengembangkan pengiriman paket melalui drone yang diberi nama Prime Air. Ia juga menambahkan, kemitraan dengan Toyota dapat membuat peluang baru untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas pengiriman barang mereka.

“Amazon terus mencari cara untuk berinovasi dan membantu memperbaiki operasi logistik,” kata Tim Collins selaku Wakil Presiden Amazon Logistics.


Editor : Dini Listiyani

KOMENTAR