Sengketa Teknologi Mobil Otonom, Uber Bayar Waymo Rp3,3 Triliun

Dani M Dahwilani · Minggu, 11 Februari 2018 - 18:20 WIB

Uber akan memberi Waymo saham senilai USD245 juta atau sekitar Rp3,3 triliun di perusahaan tersebut untuk mengakhiri proses hukum. (Foto: Carscoops)

SAN FRANSISCO, iNews.id - Sengketa hukum antara Waymo dan Uber baru saja berlangsung. Namun, perusahaan tersebut dilaporkan telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri sengketa di ruang sidang.

Berdasarkan laporan Reuters, Uber akan memberi Waymo saham senilai USD245 juta atau sekitar Rp3,3 triliun di perusahaan tersebut untuk mengakhiri proses hukum yang berlangsung di San Francisco, Amerika Serikat (AS), awal pekan ini. Angka tersebut secara signifikan kurang dari apa yang sebenarnya Waymo gugat sebesar USD1 miliar pada 2017.

Kasus tersebut dimulai pada tahun lalu, di mana Waymo menuntut Uber karena menggunakan teknologinya dalam pengembangan mobil otonom. Kasus bermula dari Anthony Levandowski yang diduga telah mengunduh lebih dari 14.000 file dari Google (perusahaan induk Waymo) sebelum meninggalkan perusahaan.

Dia kemudian mendirikan sebuah perusahaan angkutan otonom bernama Otto, yang selanjutnya dibeli Uber.

Dalam sebuah pernyataan, CEO Uber Dara Khosrowshahi mengatakan; "Tugas saya sebagai CEO Uber adalah mengatur jalannya masa depan perusahaan; berinovasi dan bertumbuh secara bertanggung jawab, serta mengakui dan memperbaiki kesalahan masa lalu. Dengan berbuat demikian, saya ingin mengungkapkan penyesalan karena tindakan yang menyebabkan saya menulis surat ini. "

Khosrowshahi kemudian mengatakan, pemilik Waymo, Alphabet (Google) adalah "investor penting di Uber", tapi mereka juga pesaing dan tidak akan selalu sepakat dalam segala hal.

Uber mengatakan, akuisisi perusahaan terhadap Otto seharusnya ditangani secara berbeda karena potensi (masalah) yang dimiliki mantan karyawan, mungkin berpotensi meninggalkan arsip Google yang mereka miliki.

Terlepas dari pernyataan Khosrowshahi, sejumlah pihak mempertanyakan tentang waktu penyelesaian kasus tersebut.

Di sisi lain, berdasarkan catatan Engadget, Levandowski dijadwalkan akan dipanggil ke pengadilan sebagai saksi untuk membahas teknologi radar yang menurut Waymo telah dicuri.


Editor : Dani Dahwilani

KOMENTAR