Sering Terobos Banjir, Ini Bagian Mobil yang Harus Anda Bersihkan

Riyandy Aristyo · Kamis, 15 Februari 2018 - 06:27 WIB

Bila mobil Anda sering menerobos jalanan berair atau banjir sampai mengotori eksterior atau interior jangan malas untuk membersihkannya. (Foto: Silver Sponge)

JAKARTA, iNews.id - Banjir bisa terjadi kapan dan di mana saja. Bila mobil Anda sering menerobos jalanan berair atau banjir sampai mengotori eksterior atau interior jangan malas untuk membersihkannya.

Ingat, membersihkan mobil bekas terendam banjir butuh ketelatenan. Dilansir dari berbagai sumber, ini beberapa hal yang patut Anda perhatikan saat membersihkan mobil:

1. Siram Air Bersih

Langkah awal yang harus Anda lakukan, semprotkan seluruh bagian mobil sampai ke sela-sela terkecil dengan tekanan cukup tinggi dengan air bersih. Sehingga, sisa-sisa lumpur maupun kotoran yang menempel ikut terbuang.

Jangan lupa untuk menyiramkan banyak air di bagian sekitar suspensi karena tempat ini seringkali menjadi tempat persembunyian kotoran.

2. Lap dengan Kain Halus

Setelah membilas, gosok bagian bodi mobil dengan lap atau spon halus. Bersihkan setiap lekukan mobil dengan teliti. Jangan lupa gunakan shampo khusus mobil, agar cat tidak rusak.

Usahakan mencuci mobil jangan di bawah terik matahari langsung agar bodi tidak cepat mengering terlalu dini sehingga meninggalkan bercak-bercak air. Pastikan jendela mobil tertutup rapat dan angkat wiper untuk mempermudah mencuci bagian kaca depan mobil.

3. Bersihkan Interior

Mengetahui adanya sisa-sisa air yang menggenang di lantai mobil tentu membuat bagian dalam mobil menjadi tidak nyaman. Genangan air yang ada di lantai dapat menyebabkan pengeroposan, dampaknya pasti akan menurunkan nilai jual mobil.

Jadi, jika ada air yang menggenang di lantai mobil, segera sisihkan karpet yang basah dan keringkan dengan kain kering. Kain yang menyerap air akan sangat mudah mengeringkan bagian lantai mobil.

Anda juga bisa menggunakan vacum cleaner untuk membantu mengangkat kotoran dan sisa air dari sela-sela jok atau kisi-kisi mobil.

4. Sediakan penyerap kelembaban

Untuk mengantisipasi kelembapan yang tersisa di dalam kabin mobil, belilah penyerap kelembaban (moisture absorber) untuk mengambil sisa-sisa air yang masih menempel di karpet. Apabila masih terdapat butiran-butiran air di karpet, dapat menimbulkan bau yang tidak sedap.

5. Buka semua pintu mobil

Saat Anda membersihkan kabin mobil, jangan lupa untuk selalu membuka seluruh pintu yang ada. Karena hal tersebut sangat membantu sirkulasi udara lancar, tak terkecuali udara panas sinar matahari.

Buka lebar-lebar semua pintu. Jika masih terdapat unsur kelembaban di dalam kabin, kemungkinan jamur tumbuh semakin besar.

6. Periksa bagian bagasi

Tempat ini, sangat krusial menjadi lokasi tergenangnya air. Bukalah semua penutup termasuk penyimpanan ban serep. Karena posisinya yang sulit dijangkau, maka pakailah kanebo kering atau kain kering untuk menyerap sisa-sisa air.

7. Cek perangkat kelistrikkan

Selain bagian sisi interior, yang tidak kalah penting untuk diperiksa adalah perangkat kelistrikan seperti taillight. Bisa jadi dengan terendamnya mobil, butiran-butiran air merembes ke sela-sela stoplamp dan terkadang membuatnya buram. Itulah mengapa kadang kala terlihat uap udara terlihat di cover luar.

Demi keamanan, tidak ada salahnya untuk memperkuat seal sehingga air tidak akan masuk. Anda bisa saja melakukannya sendiri, atau kalau malas datanglah ke bengkel.

8. Letakkan pengharum

Setelah proses penyucian eksternal dan internal mobil dilakukan, tidak ada salahnya untuk membeli pengharum ruangan atau penyerap bau dalam kabin. Hal ini untuk meminimalisir bau lembab yang membandel.


Editor : Dani Dahwilani

KOMENTAR