Jelang Piala Dunia 2018

Demi Tetap Bugar, Argentina Imbau Barcelona Tak Forsir Messi

Haryo Jati Waseso · Rabu, 14 Februari 2018 - 15:52 WIB

Penyerang Barcelona Lionel Messi (Foto: AFP/Josep Lago)

BUENOS AIRES, iNews.id - Bagi tim nasional Argentina Lionel Messi akan menjadi sosok penting dalam mengarungi Piala Dunia 2018. Hal tersebut, membuat Presiden Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) Claudio Tapia mengimbau Barcelona tak memaksakan Messi untuk selalu bermain.

Musim ini, penyerang berusia 30 tahun tersebut, selalu menjadi pilihan utama Ernesto Valverde. Dia baru disimpan ketika mengalami cedera. Secara keseluruhan, Messi telah dimainkan sebanyak 36 pertandingan dan mencetak 27 gol hingga saat ini.

Hal tersebut diyakini akan menggerus kebugaran sang pemain. Apalagi, tim nasional (timnas) Argentina memiliki misi untuk menjuarai Piala Dunia 2018, sehingga keberadaan mantan pemain junior Newell’s Old Boys itu diperlukan oleh La Albiceleste.

“Saya berharap para pemain tiba dengan level mereka saat ini. Sergio Aguero bermain dengan luar biasa saat ini, dan Lionel Messi selalu berada di puncak permainan mereka,” ungkap Tapia kepada TYC Sports.

“Hal itu sangat vital untuk direktur dan juga para staf pelatih. Kami telah berbicara dengan Messi mengenai menjaga dirinya sendiri, dan kemungkinan untuk bermain lebih sedikit di Barcelona,” tuturnya melanjutkan.

Bagi Barcelona, hal ini jelas menjadi sebuah sinyal berbahaya. Pasalnya, mereka juga membutuhkan Messi, karena saat ini masih berpeluang menjuarai La Liga Spanyol, Liga Champions, dan Copa del Rey.

Antara klub dan tim nasional memang kerap diwarnai perselisihan, khususnya terkait pemanggilan pemain. Hal itu sempat terjadi ketika bek Manchester City John Stones, cedera kala membela timnas Inggris di laga uji coba tahun lalu.

Pep Guardiola, yang merasa membutuhkan Stones mempertanyakan kebijakan pelatih The Three Lions Gareth Southgate yang tetap memainkan bek berusia 23 tahun tersebut.

Kebugaran pemain biasanya menjadi biang dari perselisihan mereka. Apalagi, jika sebuah klub dipenuhi oleh bintang dunia, hal tersebut kerap menjadi keresahan karena para pemain tak mampu bermain maksimal di klub.

Padahal, klub menjadi pihak yang mengeluarkan dana besar untuk menggaji mereka. Barcelona pun kerap dipusingkan karena hal itu, mengingat mereka dipenuh dengan pemain yang berlabel timnas.


Editor : Haryo Jati Waseso

KOMENTAR