Ini Penyebab Indonesia Selection Kalah 6-0 dari Islandia

Abdul Haris · Kamis, 11 Januari 2018 - 23:22 WIB

Para pemain Islandia unggul dalam duel udara pada laga persahabatan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (11/1/2018) malam. (Foto: PSSI)

SLEMAN, iNews.id – Indonesia Selection harus mengakui keunggulan kualitas tim nasional Islandia pada laga persahabatan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (11/1/2018) malam. Pada laga itu, Indonesia Selection kandas 0-6.

Sebenarnya, Indonesia Selection mampu memberi perlawanan ketat di babak pertama. Meski terus dikurung serangan lawan, para pemain nasional yang dipilih melalui voting suporter Indonesia itu mampu membendung agresivitas tim tamu.

Peluang emas Islandia baru lahir pada pada menit ke-12 usai Albert Gudmundsson dijatuhkan Tony Sucipto di dalam kotak terlarang. Namun, beruntung Rivky Mokodompit mampu memblok eksekusi penalti Gudmundsson.

Sampai akhirnya gawang Rivky kebobolan tendangan salto Andre Runnar Bjarnason (30) setelah memanfaatkan bola pantul di depan mulut gawang. Hanya gol itu yang bersarang di babak pertama.

Namun di babak kedua, hujan deras yang mengguyur lapangan membuat performa para pemain Indonesia Selection kedodoran. Mereka kesulitan mengembangkan permainan. Di pihak lain, Islandia justru lebih hidup dengan serangan-serangan udara yang mereka kirimkan.

Tak pelak, gawang Rivky Mokodompit lima gol di babak kedua akibat ulah Kristjan Fioki Finnbogason (47), Ottar Magnus Karlsson (66), Tryggvi Hrafn Haraldsson (69), Hjortur Hermannsson (81), Holmar Orn Eyjofsson (82).

Pelatih Indonesia Selection Robert Rene Alberts mengakui keunggulan kualitas para pemain Islandia. Menurutnya mereka mampu memanfaatkan kelemahan timnya dalam duel-duel udara.

“Islandia bermain dengan baik. Awalnya, kami bermain dengan bola-bola pendek. Mereka juga menerapkan itu. Tapi, babak kedua lapangan mulai tergenang sedikit air karena hujan lebat,” ujar Meneer Belanda itu. 

“Pola permainan berubah dengan mengandalkan bola-bola panjang. Islandia unggul postur badan dari kita. Itulah yang menyebabkan kita kalah. Gol Islandia rata-rata lahir dari bola-bola set pieces,” tuturnya.

Berikutnya, Islandia akan menghadapi timnas Indonesia pada laga kedua di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (14/1/2018). Dua laga ini merupakan bagian dari tur negeri berpenduduk sekitar 330.000 jiwa itu ke Indonesia. Kunjungan ini merupakan salah satu persiapan mereka menatap Piala Dunia 2018. Tim peringkat 22 dunia itu berada di Grup D bersama Argentina, Kroasia, dan Nigeria.


Editor : Abdul Haris

KOMENTAR