Ketum PSSI: Piala Presiden Bisa Gerakkan Ekonomi Nasional

Reynaldi Hermawan · Jumat, 12 Januari 2018 - 19:09 WIB

Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi menyambut baik digelarnya Piala Presiden 2018. (Foto: dok. Koran Sindo)

JAKARTA, iNews.id – Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi menyambut baik digelarnya Piala Presiden 2018. Menurutnya, turnamen pramusim tersebut menjadi salah satu agenda yang tepat untuk membantu pembinaan sepak bola Indonesia.

Dia mengungkapkan dari aspek teknis, klub tentu akan mendapatkan manfaat yang beragam sebelum bergulirnya kompetisi resmi. Selain itu, turnamen itu juga diharapkan bisa memberikan kontribusi nyata untuk rakyat Indonesia salah satunya sebagai sarana hiburan.

Bahkan tak menutup kemungkinan  ajang ini bisa dijadikan Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk menjadi lahan mengais rezeki. “Saya berharap Piala Presiden 2018 ini bisa menggairahkan sepak bola di Indonesia sebagai industri yang menggerakan ekonomi nasional,” kata Edy.

Tak hanya memanjakan rakyat Indonesia, turnamen itu pun nyatanya juga memanjakan para kontestan kejuaraan. Bagaimana tidak, hadiah yang disiapkan untuk para pemenang terbilang cukup menggiurkan.

Pihak panitia mengumumkan akan menaikkan jumlah hadiah sebesar Rp300 juta dibandingkan tahun lalu. Juara pertama akan diberikan Rp3,3 miliar, runner up akan mendapat Rp2,2 miliar, peringkat ketiga berhak membawa pulang Rp1,1 miliar, dan peringkat 4 mendapat Rp550 juta.

Opening ceremony ajang ini akan diselenggarakan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/1/2019) pukul 15.00 WIB. Seperti tahun lalu, pembukaan turnamen rencananya akan dihadiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Duel tuan rumah Persib Bandung kontra Sriwijaya FC (SFC) akan menjadi laga pembuka di turnamen tersebut. Sedangkan pertandingan PSM Makassar kontra PSMS Medan akan menjadi laga kedua yang akan dimainkan empat jam kemudian.


Editor : Abdul Haris

KOMENTAR