NBA

Main di Kampung Halaman, Julius Randle Bantu Lakers Bungkam Mavericks

Reynaldi Hermawan · Minggu, 14 Januari 2018 - 16:30 WIB

Pebasket Los Angeles Lakers Julius Randle melepaskan tembakan ke keranjang Dallas Mavericks pada laga NBA, Minggu (14/1/2018) pagi WIB. (Foto: AFP)

DALLAS, iNews.id – Pebasket Los Angeles Lakers Julius Randle berhasil tampil gemilang dan membawa timnya menang 107-101 atas Dallas Mavericks, Minggu (14/1/2018) pagi WIB. Kemenangan itu terasa lebih spesial untuknya, karena diraih di kampung halaman yakni Dallas, Amerika Serikat.

Ya, pebasket berusia 23 tahun itu memang menghabiskan masa kecilnya di kota seluas 999,7 km persegi itu. Dia kuliah di Kentucky University dan aktif sebagai pebasket kampus, sebelum akhirnya Lakers meminangnya di NBA Draft musim 2014.

Bermain di tempat kelahiran dan disaksikan keluarga besar membuatnya bermain dengan rasa percaya diri yang tinggi. Terbukti Randle berhasil menyumbang poin terbanyak untuk Lakers dengan 23 poin, dua assist, dan 15  rebound, termasuk tembakan krusialnya di menit akhir yang mampu membuat timnya keluar sebagai pemenang.

Saat Lakers unggul 104-101 di sisa waktu 18 detik, Randle berhasil menyarangkan bola pantul yang dibuat Lonzo Ball. Torehannya tersebut membuat tim tamu unggul jauh dan perolehan poin mereka tak bisa terkejar hingga berakhirnya laga.

Pebasket berpostur 206 pun mengaku sangat senang atas capaian yang sudah dibukukannya hari ini. “Ya, saya benar-benar menikmatinya. Saya membawa putra, istri, dan keluarga saya. Dallas tim yang kuat, sulit menang di kandang mereka. Jadi ini adalah kemenangan yang spesial,” kata Randle dikutip USA Today.

Laga tadi memang berlangsung sengit hingga harus diakhiri dengan over time. Bermain terbuka, jual beli serangan pun tak mampu terelakkan. Lakers mampu unggul di kuarter pertama 31-20. Tak ingin dipermalukan di kandang sendiri Mavericks bangkit dan mampu menutup kuarter kedua dan ketiga dengan keunggulan 52-46 dan 73-70.

Berkat usaha pantang menyerah, Lakers berhasil memaksa over time setelah mampu menyamakan kedudukan di babak penentuan 95-95. Dia fase tambahan waktu, Lakers mampu menorehkan 12 angka, sedangkan Mavericks hanya enam poin.

Walau menang, Lakers masih bercokol di posisi kesebelas wilayah barat dengan rekor menang kalah 15-27. Sedangkan Mavericks berada satu tingkat di bawah Randle dkk karena memiliki torehan 29 kekalahan dan 15 kemenangan.


Editor : Abdul Haris

KOMENTAR