Liga Champions

Prediksi Basel Vs Man City: Senjata di Balik Kerendahan Hati Guardiola

Abdul Haris · Selasa, 13 Februari 2018 - 12:24 WIB

Pasukan Manchester City melakoni latihan jelang menghadapi FC Basel pada leg pertama 16 besar Liga Champions, Rabu (13/2/2018) dini hari WIB. (Foto: Paul ELLIS / AFP)

BASEL, iNews.id – Dikelilingi gugusan bintang mewah tak membuat Pelatih Manchester City Pep Guardiola takabur. Dia justru memilih menjaga kerendahan hatinya. Sikap itu kembali tampak saat The Citizens siap melakoni leg pertama 16 besar Liga Champions di St Jakob-Park, Basel, Swiss, Rabu (13/2/2018) dini hari WIB.

Pada jumpa pers jelang pertandingan itu, Guardiola menolak anggapan bahwa armadanya menjadi salah satu favorit juara. Dia mengaku timnya hanya menargetkan sampai perempat final turnamen paling elite antarklub Benua Biru itu. Dia mengatakan tak tahu apakah skuatnya bisa menjuarai ajang ini.

Wajar kalau banyak pihak yang menempatkan The Citizens sebagai salah satu kandidat juara. Pesona yang ditunjukkan Sergio Aguero dkk musim ini jadi acuannya. Di Premier League, mereka ada di puncak klasemen sementara, unggul 16 poin dari Manchester United di peringkat 2. City juga masih terlibat di Piala FA, dan sudah memastikan tiket final Piala Liga. Fantastis.

Namun, memang masuk akal juga jika Guardiola tak mau dibebani dengan target tinggi. Sebab, dalam sejarahnya di Liga Champions, City paling top hanya bisa menembus semifinal pada eranya Manuel Pellegrini pada 2015/2016. Setelah itu mereka disingkirkan AS Monaco di perempat final pada musim perdananya Guardiola.

“Saya tak tahu kami siap atau tidak. Saya sangat percaya pada seluruh pemain, tak ada keraguan soal itu. Mereka tahu itu. Tapi ini kompetisi spesial, jadi saya tak tahu. Target saya lebih baik dari musim lalu, yakni menembus perempat final,” tuturnya, dikutip Sky Sports.

“Kami tampil lebih baik musim ini ketimbang musim lalu. Kami tak bisa pungkiri itu. Tapi berdasarkan pengalaman saya, ini kompetisi spesial. Tim-tim di sini sangat klinis dan Anda harus mengendalikan momentum buruk,” pelatih asal Spanyol itu melanjutkan.

Menghadapi Basel, Guardiola mendapat kabar bagus dengan kembalinya Leroy Sane setelah absen tujuh pekan sejak dilanggar secara keras oleh defender Cardiff City Joe Bennet, Januari lalu. Kini, dia sudah ikut terbang ke Basel, lima pekan lebih cepat dari jadwal.

“Saya terkejut (Sane fit). Dia bekerja sangat keras. Dia tak dalam kondisi sempurna, tapi dia sangat ingin menolong kami,” ucap Guardiola. Sayang sang arsitek masih tak bisa memainkan Gabriel Jesus, Benjamin Mendy, dan Fabian Delph karena cedera, sementara David Silva kondisinya masih diragukan.

Namun, Guardiola tak mempermasalahkan terkaparnya sejumlah pemain. Kedalaman skuad mumpuni membuatnya tenang menghadapi situasi seperti ini. Kini, yang jadi fokusnya adalah mengenali sang lawan.

“Di Liga Champions, Basel bermain dengan lima defender dan tampil dalam beberapa pertunjukan hebat di penyisihan grup. Mereka kuat dan terorganisir dengan baik di belakang. Mereka bagus dalam serangan balik,” ucap Guardiola.  

“Saya sudah mengatakan kepada pemain saya bahwa laga ini akan sangat sulit, terutama di sini (Basel), tapi kami yakin dan saya pikir kami bisa bermain bagus,” katanya.

Di pihak lain, Pelatih Basel Raphael Wicky juga sudah mengantisipasi gelombang serangan yang bakal dikirim tim tamu. Dia sadar meski tampil di kandang sendiri sulit buat armadanya  memenangi penguasaan bola. Jadi, dia sudah mempersiapkan satu rencana khusus.  

“Semua orang tahu bagaimana City bermain, dan mereka akan kuasai bola. Mereka punya transisi hebat. Kami harus realistis. Kami harus sangat solid, kompak, dan fokus dalam setiap detik pertandingan,” ujarnya.

“Kami selalu mencoba mempersiapkan rencana, dan kami punya satu untuk pertandingan nanti. Segalanya harus berjalan sempurna buat kami. Kami harus melakoni malam sempurna untuk bikin kejutan besar,” Wicky melanjutkan. Sayang, ambisi Wicky bikin kejutan terganggu cedera yang dialami Germano Vailati, dan Luca Zuffi.


PERKIRAAN PEMAIN
FC BASEL (3-4-3)
Basel: Vaclik; Lacroix, Suchy, Balanta; Lang, Frei, Xhaka, Petretta; Elyounoussi, Van Wolfswinkel, Oberlin
Pelatih:
Raphael Wicky

MANCHESTER CITY (4-3-3)

Ederson; Walker, Otamendi, Laporte, Zinchenko; David Silva, Fernandinho, De Bruyne; Sterling, Aguero, Bernardo Silva
Pelatih: Pep Guardiola

Prediksi: 45-55


Editor : Abdul Haris

KOMENTAR