Liga Champions

Zidane: Perjuangan Belum Usai, Masih Ada 90 Menit di Paris

Abdul Haris · Kamis, 15 Februari 2018 - 07:54 WIB

Pelatih Real Madrid Zinedine (kiri) merayakan gol bersama Marcelo saat menghadapi Paris Saint-Germain pada leg pertama 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu, Kamis (15/2/2018) dini hari WIB. (Foto: CHRISTOPHE SIMON / AFP)

MADRID, iNews.id – Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane puas melihat seremoni 3-1 timnya atas Paris Saint-Germain (PSG) pada leg pertama 16 besar Liga Champions, Kamis (15/2/2018). Estadio Santiago Bernabeu jadi saksi hegemoni Los Blancos belum hilang di Eropa meski mereka terpuruk di kancah domestik.

Ya, Madrid tercecer di peringkat 4 klasemen sementara La Liga dan tersingkir di Copa del Rey musim ini. Jadi wajar jika banyak pihak yang melihat sebelah mata klub ibu kota Spanyol itu saat harus bentrok dengan PSG yang dihuni gugusan bintang mahal. Dua gol Cristiano Ronaldo dan satu dari Marcelo menjadi respons indah dari gol gelandang PSG Adrien Rabiot di awal laga.

Namun, Zidane menegaskan kepada pasukannya untuk jangan terbuai pesta ini. Sebab, perjalanan Madrid masih panjang. Mereka masih harus melakoni laga kedua di Parc des Princes, Rabu (7/2/2018) dini hari WIB.

“Perjuangan belum usai. Masih ada 90 menit tersisa di Paris. Kami senang karena kami menampilkan performa hebat dengan kepribadian, dan dengan para fans kami yang selalu ada di belakang tim ini. Kami harus senang hari ini, tapi tiga pekan mendatang kami harus melalui laga lainnya. Kami tahu kami akan menderita,” ucap Zidane, dikutip Marca.

Pelatih asal Prancis itu mengeluarkan keputusan mengejutkan saat menentukan tim starternya. Ternyata Zidane lebih memilih Isco ketimbang Gareth Bale untuk menopang duet Ronaldo dan Karim Benzema di depan dalam formasi 4-3-1-2.

“Itu keputusan berat, tapi kami menampilkan performa hebat dari awal sampai akhir. Saya senang. Ini kemenangan untuk semua orang. Kami memainkan empat orang di tengah melawan tiga pilar PSG. Isco menampilkan performa hebat. Dia menolong kami dalam penguasaan bola. Itulah rencananya,” Zidane memaparkan.

Nakhoda PSG Unai Emery mengeluhkan kepemimpinan wasit pada laga itu. Dia menilai seharusnya timnya mendapatkan hadiah penalti saat Sergio Ramos menyentuh bola di kotak terlarang. Namun, Zidane tak mau merespons pertanyaan soal itu.

“Saya tak mau bicarakan itu. Kami harus senang pada apa yang kami lakukan, melawan tim bagus yang bisa menempatkan kami dalam masalah. Kami meraih kemenangan penting hari ini. Kami tahu laga berikutnya akan berat,” ujar Zidane.

“Kami melihat mereka menang 3-0 (kontra Bayern Muenchen) tahun lalu. Ketika Anda main jauh dari kandang, apa pun bisa terjadi. Tapi, hari ini kami harus enang. Saya bangga pada semuanya. Para fans jadi kunci hari ini. Saat kami tertinggal 0-1 mereka selalu ada. Itu penting,”

Paling tidak, seremoni ini mengangkat sedikit tekanan di pundak Zidane seiring dengan buruknya prestasi armadanya di kancah domestik. Banyak spekulasi tentang rencana pemecatan dirinya selama ini, namun tak mau ditanggapinya.

“Saya akan melanjutkan kinerja saya untuk laga seperti ini. Mungkin kami bisa merasa sedikit euforia. Kami harus senang atas kinerja yang kami raih,” tutur satu-satunya pelatih yang sukses membawa timya juara Liga Champions dua musim beruntun itu.


Editor : Abdul Haris

KOMENTAR