4 Misteri Ilmiah yang Belum Terpecahkan, Apa Saja?

Dini Listiyani · Senin, 08 Januari 2018 - 10:29 WIB

Dark Matter (Foto: NASA)

JAKARTA, iNews.id - Tahun memang sudah berganti menjadi 2018. Namun, masih ada beberapa misteri ilmiah yang belum benar-benar terpecahnya hingga saat ini.

Setidaknya ada empat misteri yang belum benar-benar dipecahkan oleh para ilmuwan. Berikut ini rinciannya, sebagaimana iNews.id kutip dari Science Alert, Senin (8/1/2018).

Mengapa Manusia Butuh Tidur?
Mengapa manusia perlu tidur? Ini mungkin tampak seperti pertanyaan langsung, tapi jawabannya jauh lebih rumit dibandingkan yang Anda pikirkan. Ada banyak upaya untuk menemukan alasan pasti mengapa manusia perlu tidur setiap malam. Namun, para ilmuwan masih tidak bisa memberikan jawaban pasti dan tunggal.

Apa Itu Dark Matter?
Tidak diketahui seperti apa rupa dark matter. Sejak astronom Belanda, Jacobus Kapteyn, menghipotesiskan keberadaannya pada 1922, dark matter diketahui ada karena ia berinteraksi dengan masalah yang diamati. Namun, dark matter masih misterius dan tidak terlihat mata manusia.

Di mana Planet Nine?
Di luar sabuk Kuiper, sekelompok benda misterius mengorbit Matahari. Mereka mengorbit, bahkan lebih jauh dari Matahari dibandingkan Neptunus. Namun, beberapa lintasan objek tidak sesuai dengan pola yang diharapkan.

Sebagian besar dari mereka mengelilingi Neptunus, yang berada di orbit planet dengan gravitasi kuat. Tapi, beberapa benda ini tampaknya ditarik ke luar dari tempat oleh sesuatu dengan massa jauh lebih besar.

Asisten profesor ilmu planet di Institut Teknologi California Konstantin Batygin, percaya kekhasan ini setidaknya sebagian disebabkan oleh keberadaan planet kesembilan, Planet Nine, yang belum ditemukan di tata surya ini.

Keberadaan Alien
Alam semesta berumur miliaran tahun. Mengingat usia dan luasnya kosmos, sulit untuk memahami mengapa belum menemukan tanda-tanda kehidupan cerdas lainnya. Probabilitas dasar menunjukkan, manusia seharusnya sudah menemukan makhluk luar angkasa sekarang, jadi di mana mereka?

Para astronot dan fisikawan telah mengemukakan banyak teori dalam usaha untuk menjelaskannya. Satu teori menunjukkan, ada peristiwa dahsyat yang membuat peradaban tidak pernah melakukan kontak. Sementara yang lainnya mengusulkan, makhluk asing terjebak di bawah lapisan es dan batu yang tebal pada bulan-bulan yang jauh.

Jika kehidupan di luar Bumi ada di tata surya ini, para peneliti menyarankan, kemungkinan itu mikroba, berlawanan dengan kehidupan alien yang cerdas. Organisme asing ini diperkirakan berada di planet kecil sedingin es seperti bulan Saturnus atau Jupiter.


Editor : Dini Listiyani

KOMENTAR