Google Bawa Format Stories ala Instagram ke Mobile Search

Dini Listiyani · Rabu, 14 Februari 2018 - 15:00 WIB

Google (Foto: Reuters)

MOUNTAI VIEW, iNews.id - Tidak ingin kalah dari Instagram dan Snapchat, Google mengumumkan konsep storie ke web dengan mengenalkan AMP Stories. AMP Stories ini akan membawa format yang sama saat mengantarkan berita dan update lainnya dari publikasi online.

"AMP Stories dibuat di atas infrastruktur teknis AMP untuk memberikan pengalaman yang cepat dan indah di web seluler. Sama seperti halaman web manapun, penerbit menyuguhkan story AMP halaman HTML di situs mereka dan bisa menautkannya dari bagian lain situs mereka untuk menemukan penemuan," kata Google di Blog pengembang-nya.

Seperti semua konten di ekosistem AMP, kata Google, platform penemuan bisa menggunakan teknik seperti halaman pra-renderable, pemuatan video dan caching yang dioptimalkan untuk mengoptimalkan pengiriman ke end user.

Sebagaimana dikutip iNews.id dari IBTimes, Rabu (14/2/2018), Google mengatakan, mereka telah berkolaborasi dengan sejumlah publikasi online untuk membawa AMP Stories ke mobile web. AMP Stories tersedia untuk semua pengembang yang ingin mencobanya di situs mereka sendiri.

Google bahkan menyiapkan tutorial dan juga dokumentasi untuk membantu pengembang memulai membuat AMP Stories mereka sendiri.

Bagi pengguna reguler, AMP Stories bisa diakses di Google Search di smartphone mereka. Pengguna perlu terlebih dulu masuk ke g.co/ampstories untuk menggunakan browser mobile web dan mencari penerbit seperti CNN, Conde, Nast, Mashable, dan banyak lagi.

Ini akan memunculkan halaman hasil pencarian Google tampak standar. Namun, saat pengguna scroll down, mereka perlu bisa menemukan bagian 'Visual Stories'.

Pengguna hanya perlu mengetuk salah satu stories untuk mulai melihat AMP Stories. Menavigasikan AMP Stories sangat mirip dengan bagaimana pengguna menavigasi Instagram Stories atau Snapchat Stories.

Mengetuk sisi kanan membuat stories terus berlanjut, ketika mengetuk ketiga sisi kiri layar akan bergerak kembali ke story.

Beberapa AMP Stories akan memuat suara. Untuk membungkamnya, pengguna hanya perlu mengetuk ikon speaker kecil di pojok kanan atas antarmuka AMP Stories. Setelah pengguna selesai melihat AMP Story, gesek dari atas untuk kembali ke halaman pencarian Google.

Ketika Google pertama kali meluncurkan AMP pada 2016, ini merupakan cara mudah untuk mempercepat penjelajahan di mobile web. Dengan AMP Stories, Google kini memberi pengguna lebih banyak alasan untuk tetap berada di Search engine dan tetap browsing.


Editor : Dini Listiyani

TAG : google

KOMENTAR