Google Kembangkan Layanan Streaming Video Game Yeti

Syifa Affidatun Nisa · Kamis, 08 Februari 2018 - 20:24 WIB

Google kembangkan streaming game (Foto: Engadget)

JAKARTA, iNews.id – Google tampaknya makin tertarik mengembangkan layanan streaming game. Dalam dua tahun belakangan ini, mereka menguji layanan yang diberi nama "Yeti".

Berdasarkan laporan The Information, Google sedang mengembangkan gagasan untuk layanan streaming game, seperti PlayStation Now atau NVIDIA GeForce Now, selama dua tahun ini.

Dilansir dari Engadget, Kamis (8/2/2018), Yeti Google dapat dioperasikan melalui Chromecast yang membantu pengguna melakukan streaming video atau game yang terhubung pada layar televisi. Pengguna tidak perlu mengunduh game, tetapi dapat memainkannya langsung melalui saluran tersebut.

Atas layanan ini, Google mempekerjakan Phil Harrison, sejak bulan lalu, sebagai wakil presiden untuk Yeti. Sebelumnya, dia bekerja di divisi game Microsoft dan Sony. Anda mungkin tidak perlu berharap terlalu lama karena Google sudah menguji layanannya tahun lalu. Namun, tidak pasti kapan kabar resmi tentang peluncuran hal ini.

Pertanyaan datang, seberapa banyak orang yang ingin memainkan mobile game mereka di dalam televisi? Memang sulit untuk membuat para pengembang untuk membuat game yang eksklusif, apalagi tidak ada jaminan penontonnya.

Hambatan terbesar dengan streaming adalah pada koneksi. Namun, pada Netflix dan Hulu ini bukan masalah besar karena mereka dapat melakukan penyambungan ke televisi dengan lebih mudah.

Anda hanya perlu menyambungkan ke dalam televisi dan ketika ingin memainkannya hanya tinggal menyambungkan ke server Google dan mulai bermain. Berbeda dengan perangkat lokal, Anda membutuhkan jeda waktu yang lebih lama.

Perlu dicatat, NVIDIA tampaknya telah menemukan cara untuk menghindari ini dengan layanan GeForce Now yang menggunakan komputasi jarak jauh. Anda dapat memainkan permainan yang menuntut grafis dengan sedikit perangkat keras. Ada kemungkinan berbagai pusat data Google dunia dapat membantu usaha ini, apalagi semenjak kemunculan I/O.


Editor : Vien Dimyati

KOMENTAR