Ketahui Sejarah Singkat Keyboard QWERTY

Dini Listiyani · Selasa, 09 Januari 2018 - 09:05 WIB

Keyboard QWERTY (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Keyboard QWERTY sudah ada sejak 1977. Desain QWERTY sendiri dirancang untuk membantu pengguna keyboard mengetik dengan cepat.

Layout QWERTY dikaitkan dengan seorang penemu Amerika Serikat bernama Christopher Latham Sholes. Sholes telah bertahun-tahun mengembangkan mesin tik, dengan pengajuan permohonan paten pada Oktober 1867.

Namun, layout tombol aslinya, dengan separuh alfabet berurutan di baris paling atas dan paruh pertama diurutkan di deretan bawah, menyebabkan masalah. Key dipasang di lengan logam, yang macet jika key ditekan terlalu cepat.

Untuk meminimalisir masalah itu, Sholes memisahkan pasangan huruf yang umum digunakan seperti 'ST' untuk menghindari kemacetan itu, sehingga memungkinkan juru ketik mengetik lebih cepat.

Dia melewatkan beberapa iterasi desain, mencoba membawa mesin tik ke pasar. Ketika ia menjualn desainnya ke Remington pada 1873, layout QWERTY terlihat seperti ini:

2 3 4 5 6 7 8 9 - ,
Q W E . T Y I U O P
Z S D F G H J K L M
A X & C V B N ? ; R

Remington membuat beberapa penyesuaian dan meluncurkan mesin tik Sholes dan Glidden pada 1 Juli 1874. Layout keyboard-nya hampir sama dengan layout keyboard QWERTY yang digunakan saat ini, dengan sedikit perbedaan kecil.

Angka 1 dan 0 ditinggalkan untuk membantu memangkas biaya produksi, dengan asalan, angka-angka ini bisa diproduksi dengan menggunakan kunci lain, seperti kapital I dan O.

Selain itu, Remington juga menukar R dan .key. Angka 0 ditambahkan cukup awal, tapi beberapa keyboard hingga 1970-an masih kehilangan angka 1.

Dikutip iNews.id dari Cnet, Selasa (9/1/2018), mesin tik Remington terjual dengan buruk. Namun, mesin tik Remington 2, yang dikenalkan pada 1878 mengubah keadaan.  

Tidak hanya memperbaiki beberapa cacat mesin Sholes and Glidden, peluncuran itu memungkinkan Remington menjual bisnis mesin tik kepada tiga mantan karyawannya.

Dengan membawa keahlian pemasaran, Remington Standard Typewriter Company yang baru berhasil membawa mesin tik ke kesuksesan komersial.


Editor : Dini Listiyani

KOMENTAR