Tak Disangka, 5 Ilmuwan Ini Pernah Dianggap Gila

Dini Listiyani · Senin, 08 Januari 2018 - 15:10 WIB

Charles Darwin (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Menjadi seorang penemu atau ilmuwan, mungkin tak semulus dalam pemikiran banyak orang. Tak jarang, para ilmuwan itu harus berhadapan dengan orang yang menolak penemuan mereka, bahkan dianggap gila oleh beberapa orang.

Ada beberapa ilmuwan yang pernah dianggap gila karena penemuannya. Siapa saja mereka? Berikut ini iNews.id berikan rinciannya, Senin (8/1/2018).

Charles Darwin
Siapa yang tidak mengenal sosok Charles Darwin. Ia merupakan naturalis Inggris yang teori revolusionernya sangat terkenal.

Teorinya menyebutkan bahwa nenek moyang manusia merupakan monyet. Teori ini dianggap gila di zamannya.

Robert Chesebrough
Pria ini dikenal karena berhasil menemukan Vaseline Petroleum Jelly, sebuah temuan yang kelak dijadikan bahan utama untuk pembuatan produk kecantikan 'hand and body'. Robert sendiri kemudian mematenkan temuannya tersebut pada 1872.

Kimiawan ini dianggap gila karena cara penggunaan temuannya sendiri.  Ketika pertama kali ditemukan, Vaseline Petroleum Jelly justru dimakan langsung oleh Robert.

Henry Cavendish
Henry tak seperti ilmuwan pada umumnya yang suka bersosialisasi untuk memamerkan temuannya. Ia justru lebih senang sendirian sembari mencoba menemukan sesuatu yang baru.

Karena phobianya, Henry dianggap gila, bahkan oleh tetangganya sendiri. Penemuannya pun baru terpublikasikan 100 tahun setelah kematiannya.

Ilya Ivanovich Ivanov
Ilmuwan ini dianggap gila saat Joseph Stalin, pemimpin Uni Soviet memerintahkan Ilya untuk membuat ras budak manusia kera yang bisa melayani komunis Rusia pada waktu itu. Pada 1920-an, Ivanov melakukan eksperimen dengan menginseminasi simpanse betina menggunakan sperma manusia. Namun, eksperimen itu gagal. Pada 1929, ia melakukan eksperimen lagi dengan menginseminasi sukarelawan manusia menggunakan sperma dari kera jantan.

Archimedes
Sebelum menemukan Hukum Archimedes yang masih digunakan hingga sekarang, Archimedes ternyata pernah dianggap gila oleh tetangganya.


Editor : Dini Listiyani

KOMENTAR