4 Kesalahan Memasak di Dapur, Salah Satunya Mencuci Daging Mentah

Vien Dimyati · Jumat, 12 Januari 2018 - 19:18 WIB

Kesalahan memasak di dapur (Foto: Insider)

JAKARTA, iNews.id - Bagi Anda yang memiliki hobi masak, dapur menjadi tempat paling penting untuk mengolah masakan. Namun, siapa sangka, di tempat ini, banyak ditemukan beberapa kesalahan yang berdampak besar pada kesehatan.

Mulai dari cara mencuci piring dengan benar, mengolah daging mentah dan unggas, hingga menggunakan papan talenan yang salah. Alat-alat dapur seperti pisau, wastafel, hingga talenan menjadi tempat bersembunyinya bakteri.

Untuk menjaga dapur tetap bersih dan rapi, Anda harus rajin membersihkannya dengan berbagai cara yang higienis dan sehat. Sebut saja talenan, usahakan papan potong ini selalu terpisah untuk daging dan sayuran. Hal ini bertujuan untuk menghindari kontaminasi bakteri penyakit.

Ingin tahu, apa saja kesalahan di dapur yang berdampak pada kesehatan? Berikut ulasannya, seperti dirangkum iNews.id, melalui Insider, Jumat (12/1/2018).

Tidak perhatikan kebersihan papan talenan

Bagi sebagian orang, talenan atau papan pemotong sudah menjadi barang wajib yang harus dimiliki. Apalagi bentuknya yang lucu dan terbuat dari kayu. Sayangnya, talenan memiliki permukaann berpori dan rentan menyimpan bakteri. Jika tidak ingin mendapatkan penyakit karena bakteri, sebaiknya talenan dapur harus rajin dibersihkan.

Mungkin Anda memiliki berbagai macam jenis talenan dapur, mulai dari marmer, plastik, dan kaca. Tidak masalah jenis papan apa pun yang dipilih. Standar United State Departement of Agriculture (USDA) merekomendasikan agar setiap rumah memiliki satu talenan terpisah untuk daging mentah dan sayuran. Gunakan talenan terpisah untuk sayuran segar, buah-buahan, dan produk roti.

Jika Anda membeli talenan, di situ akan diberi kode fungsi dan kegunaannya. Tiap-tiap warna akan ditandai untuk daging, ikan, sayuran, dan unggas. Ini akan membantu menghindari kontaminasi bakteri.

Tidak mengetahui perbedaan mencuci dan membersihkan

Pencucian dilakukan dengan air sabun yang banyak. Ini adalah langkah penting menjaga dapur tetap sehat. Membuang kotoran dan sisa makanan dari piring, panci, dan wajan hanyalah langkah awal.

Selanjutnya, Anda perlu membilas piring secara menyeluruh dengan air mengalir, agar dapat menyingkirkan semua sisa sabun cuci piring. Jika masih tersisa, itu akan sangat berbahaya. Sebab, piring yang masih tersisa sabun bisa menyebabkan sakit perut.

Anda tidak perlu membersihkan setiap piring, alat dapur, atau perkakas. Tapi membersihkan talenan dan dapur adalah langkah yang sudah tepat.

Mencuci daging mentah dan unggas

Mencuci buah dan sayuran sebelum memakannya adalah hal yang biasa. Karena Anda ingin membersihkan sisa-sisa kotoran yang ada di sayuran dan buah.

Namun, jangan sekali-kali mencuci daging mentah atau daging unggas seperti ayam dan lainnya. Sebab, bakterinya akan berkembang dengan cepat jika Anda mencucinya. Mencuci daging mentah sangat berbahaya bagi kesehatan.

USDA merekomendasikan Dinas Kesehatan Nasional Inggris agar tidak mencuci daging mentah dan unggas. Mencuci daging mentah dan unggas sebenarnya tidak akan membunuh bakteri jahat.

Tak hanya itu, air yang terpercik karena mencuci daging bisa menyebar ke seluruh area dapur. Kecuali, Anda segera mencuci, membilas, dan membersihkannya dengan benar. Selain itu, ketika memasak daging, usahakan dengan temperatur yang tepat agar daging matang dengan sempurna. Ini bertujuan untuk membunuh bakteri yang ada.

Meninggalkan makanan terlalu lama

USDA mengatakan, makanan yang sudah terlalu lama dibiarkan, berisiko terkontaminasi bakteri. Untuk menghindar terkontaminasi bakteri, usahakan makanan selalu dalam keadaan panas. Pastikan agar makanan dalam suhu 140 derajat Fahrenheit atau lebih tinggi. Jika makanan tersebut dalam keadaan dingin, usahakan dalam suhu 40 derajat Fahrenheit atau di bawahnya. Hindari menjaga makanan pada suhu di antara kedua pedoman ini selama lebih dari dua jam.


Editor : Vien Dimyati

KOMENTAR