Begini Gaya Barista Tanah Air Bikin Kopi Lokal Mendunia

Rahma Sari · Kamis, 11 Januari 2018 - 21:11 WIB

Nikmatnya kopi lokal Indonesia (Foto: Bettrbarista)

JAKARTA, iNews.id - Menyeruput kopi dan menikmati keharuman minuman pahit ini sudah menjadi gaya hidup kaum urban. Indonesia sebagai salah satu negara penghasil kopi terbesar, memiliki berbagai macam jenis kopi.

Melihat potensi kopi di Indonesia begitu besar, para barista Tanah Air berlomba-lomba, membuat kopi lokal mendunia. Bahkan, kompetisi bergensi Indonesia Coffee Event (ICE), dihadirkan untuk mengangkat kopi lokal agar terkenal.

Dalam event tersebut, para peserta yang diikuti barista Tanah Air, menggunakan kopi lokal untuk menunjukkan kemampuannya mengolah kopi lokal agar menjadi minuman yang lezat.

Koordinator Juri Indonesia Coffe Event 2018 John Chendra, mengatakan, baru tahun ini acara kompetisi ICE 2018 mewajibkan peserta menggunakan kopi lokal.

"Di tahun ini kami mencoba yang baru. Tahun-tahun lalu, memang kita bebaskan bawa kopi apa saja boleh, bawa kopi Indonesia, bawa kopi luar juga boleh. Tapi tahun ini, kami mau coba terapkan kopi lokal. Kita memberi syarat untuk  kompetisi regional wajib memakai kopi Indonesia," kata John ditemui iNews.id, di Hotel Artotel, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Syarat untuk mengunakan kopi lokal hanya untuk babak awal.  Saat di final, peserta bebas memilih kopi yang ingin dibuat. Hal ini karena peserta agar aman untuk berkompetisi dunia.

"Kopi itu sangat beragam, saingannya banyak banget. Kalau kita fokus pada Indonesia saja, takutnya tidak membuka kemungkinan yang lebih besar untuk juara Barista," ucap John.

Dia mengungkapkan, ingin menunjukkan dukungan pada kopi-kopi Indonesia agar lebih mendunia. Menurutnya, kopi-kopi lokal banyak sekali yang bagus. Jangan sampai hanya orang luar saja yang menikmati, tapi orang Indonesia juga harus menikmati.

"Kita ingin meningkatkan kopi lokal, biar bagaimanapun, kita negara produsen, kita harus percaya diri dengan kopi sendiri," kata John.

Dengan adanya kompetisi ini, selain meningkatkan kualitas barista, John berharap bisa ada kopi yang unik dan baru muncul.

Tak hanya mengangkat potensi kopi lokal, John Chendra menambahkan, kompetisi ini juga memiliki misi lain, yaitu mempererat kebhinekaan antar barista Tanah Air.

Para barista mewakili daerahnya mengangkat potensi kopi lokalnya masing-masing. Menurut John, dengan adanya event kopi ini, semakin banyak orang berkecimbung dengan kopi dan semakin luas, maka dapat bersatu melalui kopi.

"Saat Yoshua Tanu (peringkat 13 WBC) bertanding, banyak banget pendukung dari Indonesia yang datang, walaupun yang tanding cuma satu orang. Tapi yang dukung dia dari Indonesia berbondong-bondong. Kita ketemu di sana, main di sana. Itu  berasa dipersatukan dengan kopi," ujar John.


Editor : Vien Dimyati

KOMENTAR